Pemanjat Tiang Bendera dari Pulau Maratua Jadi Putra PLN

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

269

BERAU — PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UIW Kaltimra) mengapresiasi aksi heroik Danil Danuri Tumanduk, kala memanjat tiang bendera saat pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-73 pada Agustus lalu di Pulau Maratua, Berau, Kalimantan Timur.

General Manager PLN UIW Kaltimra, Riza Novianto Gustam menjelaskan, apresiasi yang diberikan yakni jaminan pendidikan hingga sarjana S1. Dana tersebut berasal dari Corporate Social Responsibility, yang memang diperuntukkan sebagai tanggung jawab sosial lingkungan PLN kepada sekelilingnya.

“Keberanian Danil memanjat tiang selain membanggakan tentunya juga mengundang haru. Di usianya yang masih muda, ia memiliki tekad dan inisiatif demi suksesnya pengibaran bendera merah putih. Tentunya aksi Danil pantas kita apresiasi,” ungkapnya saat menyerahkan bantuan senilai Rp66.000.000 kepada siswa SMA 9 Berau secara simbolis, Jumat (2/11/2018).

Pada kesempatan itu, Riza beserta jajarannya secara khusus datang ke SMA 9 Berau yang terletak di Pulau Maratua untuk menemui Danil dan memberikan apresiasi ini. Di hadapan para siswa yang lain, dirinya juga memberikan arahan dan motivasi.

“Ini menunjukkan kepedulian generasi muda di salah satu pulau terluar yang mencintai negeri ini. Semoga kejadian ini sama-sama menginspirasi kita semua untuk semakin mencintai Tanah Air Indonesia,” lanjut Riza.

Danil Danuri adalah anak pertama dari empat bersaudara pasangan Tedy Tumanduk dan Misroyani ini pun mengaku senang mendapat bantuan pendidikan PLN Peduli. Hal ini akan menjadi motivasinya untuk terus belajar dan menuntut ilmu setinggi mungkin.

Sebelumnya, aksi heroik siswa berusia 15 tahun ini sempat viral di kalangan warganet lantaran dirinya secara spontan memanjat tiang bendera dengan tujuan membetulkan tali pengait bendera yang putus. Tapi karena kondisi gerimis dan tiang menjadi licin, Danil tak sempat membetulkan putusnya tali yang menghambat pengibaran bendera kebangsaan itu. Namun demikian, keberanian dan aksinya sudah sepatutnya diapresiasi dan menjadi kebanggaan bersama.

Baca Juga
Lihat juga...