Pemda Sikka Perlu Atur Retribusi di Kawasan Pantai

Editor: Satmoko Budi Santoso

161

MAUMERE – Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Dinas Pariwisata diminta untuk mengatur retribusi dan memberlakukan pungutan resmi di pantai wisata, baik di Kajuwlu serta pantai lainnya di Kecamatan Magepanda. Begitu pula di Pantai Koka di Paga.

“Kalau ada retribusi resmi maka wisatawan yang berkunjung sudah mengetahui biaya yang akan dikeluarkan untuk menghindari pungutan liar oleh masyarakar,” sebut Endi Dinong, warga Maumere, Minggu (11/11/2018).

Dikatakan Endi, sejak Pantai Kajuwlu mulai ramai dikunjungi wisatawan sekitar 3 tahun lalu, masyarakat sering memungut uang dari wisatawan yang datang dengan jumlah bervariasi.

“Modusnya mereka mengatakan pantai tersebut merupakan tanah mereka sehingga mereka berhak meminta uang kepada pengunjung atau wisatawan yang datang,” sebutnya.

Dikatakan Endi, untuk sepeda motor diminta membayar biaya parkir Rp20 ribu, sementara mobil Rp50 ribu. Pengunjung yang datang pun diminta uang Rp5 ribu sampai Rp10 ribu setiap orangnya, dan dilakukan dengan cara kasar.

“Kalau biaya tersebut resmi tentunya masyarakat juga senang membayar, tapi biayanya jangan terlalu besar sehingga tidak membebani masyarakat yang berpenghasilan rendah,” ungkapnya.

Pemerintah, pinta Endi, bisa bekerja sama dengan masyarakat atau pemerintah desa untuk mengatur pemungutan retribusi. Pemerintah juga perlu menyediakan sarana air bersih dan MCK di lokasi wisata tersebut.

“Pengunjung tentu tidak keberatan membayar sejumlah uang, asal jelas peruntukannya dan fasilitas pun tersedia. Selain itu wisatawan juga perlu dijamin keamanan dan kenyamanannya,” harapnya.

Yohanes A.J. Lioduden, Anggota DPRD Kabupaten Sikka. -Foto: Ebed de Rosary

Yohanes A.J. Lioduden, anggota DPRD Sikka mengakui, pemungutan retribusi di Pantai Kajuwlu dan sekitarnya oleh masyarakat kepada wisatawan sudah pernah disampaikan kepada pemerintah.

“Kami pernah meminta pemerintah agar melakukan penataan Pantai Kajuwlu. Memang sudah ada penataan di tebing dekat bukit dimana ada lopo atau tempat istirahat. Namun sarana MCK dan air bersih belum disiapkan,” ungkapnya.

Selain di Pantai Kajuwlu dan sekitarnya, pinta Yani, sapaannya, penerapan retribusi resmi juga perlu diberlakukan di Pantai Koka yang merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Paga. Ini penting agar wisatawan yang datang merasa aman dan nyaman.

“Sarana air bersih dan MCK di Pantai Koka juga dibangun oleh masyarakat dan pemerintah belum melakukannya. Jumlahnya pun masih sangat minim sehingga perlu ditambah MCK dan juga membangun tempat istirahat atau lopo,” harapnya.

Baca Juga
Lihat juga...