Pemkot Malang Fokus Gali Potensi Ikan Hias

Editor: Satmoko Budi Santoso

152

MALANG – Tidak hanya terus menyosialisasikan konsumsi ikan kepada masyarakat, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga tengah menggali potensi ikan hias yang ada di kota Malang dengan mengadakan berbagai kegiatan. Termasuk kegiatan ‘Gelar Potensi dan Sarasehan Komunitas Ikan Hias’ di halaman Museum Brawijaya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kota Malang, Sri Winarni menyebutkan, selain ikan konsumsi, Kota Malang juga memiliki potensi yang sangat besar di sektor ikan hias. Hal tersebut dapat terlihat dari banyaknya komunitas ikan hias yang bermunculan di Kota Malang.

“Untuk itu dalam rangkaian memperingati Hari Ikan Nasional pada 21 November mendatang, kami sengaja mengumpulkan berbagai komunitas pecinta ikan hias dalam acara ini untuk bisa saling berbagi informasi sekaligus menggali potensi yang ada pada ikan hias,” jelasnya, Minggu (11/11/2018).

Masyarakat antusias menikmati keindahan ikan hias – Foto Agus Nurchaliq

Menurutnya, ikan hias memang patut dikembangkan karena memiliki peminat tersendiri yang jumlahnya tidak sedikit. Selain itu, ikan hias juga mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi sehingga sangat berpotensi dijadikan sebagai peluang usaha bagi masyarakat jika terus ditekuni.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal, untuk mengembangkan perikanan ikan hias di Kota Malang agar bisa lebih berkembang lagi. Ke depan, dalam upaya pembinaan akan kita berikan sosialisasi, bimtek, dan berbagai fasilitas termasuk fasilitasi dalam hal pemasaran. Dua minggu yang lalu juga telah kita fasilitasi untuk pameran dan bursa ikan hias, di swalayan ikan,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan salah satu peserta pembudidaya ikan Cupang, Vino. Menurutnya peluang usaha ikan hias khususnya ikan cupang sangat terbuka bagi masyarakat. Dari segi ekonomi, harga ikan Cupang sangat bervariasi, mulai dari puluhan ribu, ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

“Harganya mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah,” sebutnya.

Hanya saja dikatakan Vino, bagi masyarakat yang ingin memulai budidaya ikan hias, wajib mengetahui cara merawatnya terlebih dulu. Karena ikan hias memiliki perlakuan-perlakuan khusus agar bisa bertahan hidup.

“Kalau ikan cupang yang perlu diperhatikan paling utama adalah kualitas air. Karena kualitas air sangat menentukan bisa tidaknya ikan cupang bertahan hidup,” terangnya.

Sementara itu disampaikan, dalam acara tersebut diikuti oleh berbagai komunitas pecinta ikan hias yang menampilkan beberapa jenis ikan hias seperti ikan cupang, ikan arwana, dan ikan louhan. Masyarakat juga terlihat sangat antusias menyaksikan keunikan dari masing-masing ikan hias.

Baca Juga
Lihat juga...