Pemprov NTB Pastikan Beras Tersedia Hingga 17 Bulan ke Depan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

142
Kepala Dinas Sosial NTB, Ahsanul Khalik. Foto: Turmuzi

MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan ketersediaan stok pangan beras hingga 17 bulan Kedepan masih aman, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Untuk 17 bulan kedepan, stok pangan kita masih aman. Pemprov NTB masih memiliki stok  sebanyak 100 ton yang khusus diperuntukkan penanganan tanggap darurat dan 65 ribu ton yang reguler,” kata Kepala Dinas Sosial NTB, Ahsanul Khalik di Mataram, Rabu (7/11/2018).

Ia menjelaskan, untuk yang 100 ton milik Pemprov NTB yang dititipkan di Bulog, khusus diperuntukkan untuk kebutuhan tanggap darurat, sehingga hanya akan dikeluarkan ketika ada kondisi tertentu.

Sementara yang reguler sebanyak 65 ribu ton merupakan stok yang memang disediakan untuk dikeluarkan kapan saja, sesuai kebutuhan, tanpa harus menunggu kondisi tanggap darurat dan semuanya telah dibayar.

“Selama bencana gempa bumi beberapa waktu lalu, Pemprov NTB juga telah mendistribusikan ribuan beras sejahtera (Rastra). Bahkan untuk Lombok Utara saja jumlahnya mencapai 634 ton lebih selama Agustus dan September,” terangnya.

Ditambahkan, hasil survei pasar dengan wahana visi Indonesia pasca bencana gempa bumi, harga beras di pasaran masih normal.

Meski demikian, aku Khalik, pihaknya tentu memiliki keterbatasan dan tidak bisa memantau semua situasi dan kondisi masyarakat secara keseluruhan di lapangan. Diharapkan semua pihak ikut membantu dan melaporkan kalau ada temuan.

Kepala Dinas Ketahan Pangan NTB, Budi Septiani juga memastikan ketersediaan pangan NTB masih aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Meski demikian pihaknya bersama dinas dan instansi terkait yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah terus memantau pergerakan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran, supaya tetap berlangsung normal dan sewaktu-waktu dapat melakukan intervensi melalui Operasi Pasar.

Baca Juga
Lihat juga...