Pemprov Sumsel Bahas Pemberian Insentif Beras

121
Ilustrasi - Beras -Dok: CDN
PALEMBANG – PNS Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel), akan mendapat insentif berupa beras yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan abdi negara tersebut.
Asisten Ekonomi Keungan dan Pembangunan, Yohanes H Toruan, mengatakan, pihaknya memang telah melaksanakan rapat membahas pemberian insentif beras bagi kalangan PNS Pemprov Sumsel.
“Bukan saja pegawai yang berstatus PNS, tetapi juga honorer yang bekerja di Pemprov Sumsel akan mendapatkan insentif beras tersebut,” ujarnya, Rabu (7/11/2018).
Dia menambahkan, rencana pemberian insentif beras tersebut berdasarkan pada misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, yakni akan membangun Sumsel barbasis ekonomi kerakyatan, yang didukung sektor pertanian, industri, dan UMKM tangguh.
Selain itu juga untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan, baik di perkotaan maupun di pedesaan karena memberdayakan perekonomian rakyat. Namun, tujuan utamanya pemberian beras bagi Aparatur Sipil Negara itu untuk memberikan tambahan kesejahteraan kepada PNS Pemprov Sumsel dan peningkatkan pendapatan petani.
Sementara berdasarkan program kerja penerbitan keputusan Gubernur tentang pemberian insentif beras bagi PNS dan honorer, rencananya insentif beras akan diberikan masing-masing 10 kilogram bagi yang belum berkeluarga, dan 20 Kg bagi yang berumah tangga.
“Namun, semuaa itu masih dalam pembahasan, sehingga belum bisa direalisasikan, dan pihaknya terus mendorong agar itu secepatnya terwujud,” katanya.
Sebelumnya, Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan saat menjabat Bupati Ogan Komering Ulu Timur, pihaknya pernah memberlakukan kebijakan serupa yang tujuannya untuk meningkatkan gairah petani, karena penyerapan beras tinggi.
“Semua itu tidak lain untuk mendorong semangat petani, karena pemerintah dapat membeli beras yang dihasilkan masyarakat daerah tersebut, katanya.
Sementara kualitas beras yang akan digunakan merupakan beras premium yang berasal dari Belitang, rinciannya antara lain derajat sosoh 95 persen, broken 15 persen, kadar air 14 persen tidak berbau dan berkutu.
Untuk harga sesuai HET Rp12.500 Kg atau sesuai kebijakan dari Gubernur Sumsel. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...