Peredaran Miras di Bekasi Merata di Seluruh Kecamatan

Editor: Mahadeva WS

167

BEKASI – Peredaran Minuman Keras (Miras) di Kota Bekasi, merata tersebar di seluruh Kecamatan, seperti di Bekasi Utara, Rawalumbu, dan daerah lainnya. Hal tersebut telah direspon oleh pemerintah daerah dengan menggencarkan operasi.

Kamis (8/11/2018), Pemerintah Kota Bekasi melalui dinas Perindustrian dan Perdagangan, melakukan pemusnahan ribuan botol Miras, di halaman Gedung Plaza Kantor Walikota Bekasi. Pemusnahan tersebut hasil dari operasi penegakan Peraturan Daerah (Perda) di beberapa wilayah di Kota Bekasi.

Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto – foto M Amin

Banyaknya barang bukti yang dimusnahkan, seakan menjadi bukti bahwa peredaran miras di Kota Bekasi cukup marak. “Kegiatan pemusnahan ini salah satu bagian dalam menjadikan Kota Bekasi menjadi Kota Ikhsan. Sehingga proses peredaran Miras harus ada pengawasan semaksimal mungkin,” tegas Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, usai memimpin langsung proses pemusnahan.

Tri berharap, ada peran dari masyarakat dalam upaya menekan peredaran miras. “Kalau setahun hanya tiga kali pengawasan. Belum terlihat optimal, ditambah kita ingin libatkan penyidik pegawai negeri sipil untuk menyidiknya. Jadi bukan hanya razia miras tapi diperiksa agar taat hukum,” tandasnya.

Kabid Disperindag Kota Bekasi, Hambali, menambahkan, Dinas Perindustrian melakukan operasi penjualan miras, dengan menyasar  warung-warung terbuka. Selain praktik penjualan yang dilakukan secara tertutup, kendala dalam penertiban adalan, bocornya rencana operasi. “Perizinan Miras dengan klasifikasi, tidak semua tempat bisa menjual minuman. Ada tipe tertentu, dipastikan untuk warung biasa tidak ada diberi izin menjual Miras,” pungkas Hambali.

Baca Juga
Lihat juga...