Pertumbuhan Ekonomi Lampung Ketiga Terbesar di Sumatra

190
Pertanian, salah satu penggerak ekonomi Lampung, ilustrasi -Dok: CDN
BANDARLAMPUNG – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung yang digerakkan oleh tiga lapangan usaha utama dalam beberapa tahun terakhir, masih berada di atas rata-rata nasional.
“Saat ini, pertumbuhan ekonomi Lampung menempati posisi ketiga terbesar di Sumatra,” kata Pelaksana Tugas Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, di Bandarlampung, Jumat (9/11/2018).
Ia menyebutkan, perekonomian Lampung digerakkan oleh tiga lapangan usaha utama, yaitu pertanian 30,4 persen, industri pengolahan 18,91 persen, serta perdagangan dan reparasi kendaraan 11,42 persen.
Selain itu, lanjutnya, Lampung merupakan penghasil ubi kayu nomor satu Indonesia, penghasil pisang nomor dua Indonesia, penghasil jagung nomor satu Sumatra dan ketiga nasional.
Kemudian, penghasil padi nomor tiga di Sumatra dan ketujuh secara nasional.
Taufik menjelaskan, Lampung memiliki kebijakan pembangunan yang terbagi atas tiga klaster prioritas pembangunan Lampung. Ketiganya, yaitu kawasan barat sebagai kawasan pariwisata, kawasan tengah sebagai mandatori penyangga ketahanan pangan nasional, dan kawasan timur sebagai kawasan industri.
Terkait pembangunan Provinsi Lampung dalam perspektif regional Sumatra, Taufik Hidayat menjelaskan pertumbuhan ekonomi di Sumatra relatif masih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi di Jawa.
Karena itu, lanjutnya, Pemerintah Pusat ingin mendistribusikan pembangunan secara merata di Indonesia. Rata-rata peran Sumatra terhadap nasional sejak 2011 hingga 2017 sebesar 24 persen.
Ia menambahkan, kontribusinya antara lain dari sektor pertanian dan perikanan sebesar 22,2 persen, sektor industri pengolahan sebesar 19,6 persen, sektor pertambangan dan penggalian sebesar 16,3 persen.
Kemudian, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 11,8 persen. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...