PLN Peringati HMPI 2018 dengan Aksi Tanam Pohon

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

315

SAMARINDA — PLN memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2018 dengan menanam 22.000 pohon di wilayah-wilayah operasional PLN, Rabu (28/11/2018). Aksi ini dilakukan serentak oleh 22 unit kerja se-Indonesia.

HMPI yang ditetapkan dalam Keppres RI No. 24 Tahun 2008 merupakan langkah untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya menanam pohon. Selain itu, juga dilakukan sebagai wujud kepedulian dalam memulihkan kerusakan hutan dan lahan.
Di lingkungan PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UIW Kaltimra) sendiri, kegiatan hari ini dilaksanakan di Hutan Balai Kota Samarinda.

“Hari ini PLN kembali melakukan aksi tanam pohon sebagai upaya dalam menjalankan bisnis ketenagalistrikan yang berwawasan lingkungan. Ini merupakan misi kami,” ungkap General Manager PLN UIW Kaltimra, Riza Novianto Gustam saat memberikan sambutan kegiatan Penanaman Pohon di Samarinda, Kalimantan Timur.

Menurut Riza, penanaman pohon ini bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Peduli. Bentuk kepedulian terhadap lingkungan ini bertujuan mencegah efek rumah kaca dan mengurangi pemanasan global.

Efek gas rumah kaca adalah penumpukan gas Karbon dioksida (CO2) yang menyebabkan berlubangnya atmosfer.

Berdasarkan penelitian, setiap satu hektare hutan tropis dapat mengubah 3,7 ton CO2 menjadi 2 ton Oksigen (O2). Bertambahnya pohon akan menambah jumlah oksigen yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Selain itu menanam pohon juga dapat mengurangi abrasi pantai.

General Manager PLN UIW Kaltimra Riza Novianto Gustam menanam pohon dalam memperingati HMPI 2018. Foto: Ferry Cahyanti

Program penanaman pohon ini juga bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan karena kegiatan ini melibatkan masyarakat dan stakeholder PLN.

Pada program penghijauan di tahun 2018 ini, PLN UIW Kaltimra bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda akan menanam sebanyak 1.000 pohon dengan jenis tanaman produktif buah buahan.

“Kami bekerja sama dengan dinas terkait untuk berpartisipasi dalam menghidupkan/melestarikan hutan kota di Samarinda. Sedikitnya akan ditanam 1.000 pohon pada lahan-lahan yang sudah ditunjuk oleh DLH Kota Samarinda, di antaranya nanti adalah Hutan Kota Balai Kota, Hutan Kota Pesantren Hidayatullah Samarinda, juga masih ada kemungkinan lokasi lainnya sesuai kebutuhan,” terang Riza.

Hutan kota, lanjut Riza, keberadaannya penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem wilayah perkotaan. Sehingga melalui kegiatan penanaman 1.000 pohon ini diharapkan dapat mewujudkan kelestarian dan dapat mengoptimalkan peran sebagai paru-paru kota.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten II Pemerintah Kota Samarinda Endang Liansyah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda Nur Rahmani, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Samarinda, dan Kepala Litbang Kehutanan Kota Samarinda. Dengan adanya keterlibatan pemerintah setempat maka diharapkan peran dan fungsi program penghijauan 2018 dapat terus dijalankan sesuai harapan.

Total dana yang digelontorkan PLN Peduli untuk penanaman 22.000 pohon sebesar Rp3,19 Milyar. Dana tersebut selain itu juga dipergunakan pula untuk pemeliharaan pohon agar tetap tumbuh dengan baik.

General Manager PLN UIW Kaltimra Riza Novianto Gustam menyerahkan bantuan dari dana CSR dalam kegiatan HMPI 2018. Foto: Ferry Cahyanti

Aksi tanam pohon dalam rangka HMPI 2018 ini merupakan kelanjutan dari aksi tanam pohon tahap I yang dilakukan pada 5 Juni 2018. Melibatkan 32 unit se-Indonesia, PLN menanam total 34.000 pohon.

Total dana yang dikeluarkan PLN Peduli pada Tahap I ini sebesar Rp 4,64 Milyar.

Baca Juga
Lihat juga...