PLN Tambah Bukaan Pintu Air Kotopanjang Riau

162
Ilustrasi pintu air waduk - Foto Dok CDN

PEKANBARU – PT PLN (Persero), menambah bukaan pintu air waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, Provinsi Riau. Hal itu harus diwaspadai oleh masyarakat yang tinggal di sepanjang Sungai Kampar.

“Kita melakukan penambahan tinggi buka pintu pelimpah pada Rabu, (7/11/2018), jam 12.00 WIB siang,” kata Manajer Unit Layanan PLTA Koto Panjang, Muhammad Rusdi, Rabu (7/11/2018).

Pada pagi pintu pelimpah (spillway gate) masih dibuka tiga pintu, dengan ketinggian masing-masing 30 sentimeter (cm). Total besaran air keluar (outflow), rata-rata per jam sebanyak 500 meter kubik per detik (m3/detik). Outflow tersebut terdiri dari, outflow pintu pelimpah 150 m3/detik dan di turbin 350 m3/detik. Sedangkan, air yang masuk (inflow) rata-rata perjam 600 m3/detik.

Tingkat ketinggian air (elevasi) waduk pada Rabu pagi pukul 08.00 WIB, ada kenaikan elevasi 56 cm, dibandingkan kondisi Minggu (4/11/2018) saat pembukaan pintu pelimpah terakhir dilakukan. “Dengan di tambahnya bukaan pintu pelimpah, diperkiraan ada kenaikan elevasi sungai antara 30 sampai 50 sentimeter,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, diharapkan masyarakat yang berada dan beraktivitas di sisi hilir aliran Sungai Kampar, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian. Apabila kondisi cuaca dan curah hujan tetap tinggi di hulu, ada kemungkinan pihaknya akan melakukan penambahan pembukaan pintu pelimpah.

Penambahan atau tinggi buka pintu pelimpahan akan ditentukan, dengan mempertimbangkan inflow yang masuk ke waduk. Permukiman di sekitar daerah aliran Sungai Kampar kerap banjir, karena pembukaan pintu waduk PLTA Koto Panjang yang tidak bisa dihindari. Apabila pintu pelimpah tidak dibuka, dikhawatirkan akan mengakibatkan kerusakan parah pada waduk yang bisa menimbulkan banjir bandang di daerah sekitarnya. Sebelum melakukan pembukaan pintu pelimpah, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar masyarakat lebih waspada saat beraktivitas di Sungai Kampar. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...