Prioritas Penanganan Gempa, Dana Desa Enam Kabupaten di NTB

Editor: Satmoko Budi Santoso

175

MATARAM – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemdes, Dukcapil, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ashari, mengatakan, pencairan tahap tiga Dana Desa (DD) khususnya di enam kabupaten terdampak bencana gempa bumi Provinsi Nusa Tenggara Barat akan diperuntukkan untuk penanganan pemulihan pascagempa.

“Untuk tahap tiga DD akan diarahkan untuk membantu proses pemulihan pascagempa, sekarang ini masih proses perubahan Peraturan Desa,” kata Ashari di Mataram, Jumat (9/11/2018).

Pemanfaatan DD tersebut meliputi pembelian dan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak gempa, sebagian juga digunakan untuk penanganan masalah kesehatan dan sanitasi.

Enam kabupaten yang memanfaatkan DD untuk membantu proses pemulihan pascagempa antara lain, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat.

“Sementara untuk pembangunan 66 kantor desa yang rusak, sudah ditangani Kemendagri, dimana setiap desa mendapatkan anggaran senilai Rp50.000.000,” jelas Ashari.

Dana pembangunan 66 kantor desa yang rusak akibat gempa memang telah dicairkan, tinggal menunggu proses pembangunan.

Jumlah keseluruhan DD untuk seluruh desa di NTB pada tahun anggaran 2018, jumlahnya mencapai Rp980 miliar, hampir satu triliun, dan dipastikan akan mengalami kenaikan pada tahun anggaran 2019.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengatakan, semua kantor desa di enam kabupaten yang rusak akibat gempa akan diberikan bantuan dana pembangunan dari Mendagri.

Bantuan dana pembangunan diberikan, supaya proses pemerintahan desa dan pelayanan pengurusan administrasi seperti KTP, akte, dan KK dari masyarakat bisa cepat pulih kembali seperti sedia kala.

Baca Juga
Lihat juga...