hut

Sanggar Teater Jerit Dominasi Penghargaan Festival Teater Jakarta 2018

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

JAKARTA — Sanggar Teater Jerit mendominasi raihan penghargaan dalam ajang Festival Teater Jakarta (FTJ) 2018 yang dilaksanakan dari 19 hingga 27 November 2018 di Gedung Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki dan malam puncak pada Kamis (29/11/2018).

‘Sementara Menunggu Godot’ karya Samuel Bekcett yang ditampilkan Sanggar Teater Jerit berhasil menyabet tiga penghargaan, Grup Terbaik ke-1, Sutradara Terbaik (Choki Lumban Gaol) dan Pemeran Utama Pria Terbaik Ajie Fadlie Sofiyan yang berakting gemilang sebagai Estragon (Gogo).

‘Sementara menunggu godot’ berkisah tentang dua orang sahabat, Didi (Vladimir) dan Gogo (Estragon) yang menantikan kedatangan seseorang bernama Godot dengan berjanji bertemu di pinggir jalan dekat sebuah pohon.

Dalam penantian panjang itu, mereka melewatkan waktu dengan memperdebatkan hal-hal di sekitar mereka; sepatu, topi, pohon, peristiwa penyaliban ataupun kisah penyelamatan. Setelah sekian lama menunggu, yang datang bukanlah godot, melainkan Pozzo dan Lucky, sang tuan dan budaknya. Kemudian datang pula seorang utusan godot yang mengatakan bahwa godot tidak bisa datang sekarang, melainkan besok.

Waktu terus berjalan, sementara mereka masih menunggu. Semua peristiwa terulang nyaris seperti sebelumnya, sepatu, pohon, kedatangan lucky dan pozzo, serta utusan godot dengan berita yang sama.

Berikut daftar lengkap Pemenang Festival Teater Jakarta 2018.

  1. Grup Terbaik ke-1: Sanggar Teater Jerit (Sementara Menunggu Godot, Choki Lumban Gaol).
  2. Grup Terbaik ke-2: Sindikat Aktor Jakarta (End Game, Joind Bayuwinanda)
  3. Grup Terbaik ke-3: Teater Hijrah (Bulan dan Kerupuk, Imam Widayat)
  4. Sutradara Terbaik: Choki Lumban Gaol (Sementara Menunggu Godot. Samuel Bekcett).
  5. Pemeran Utama Pria Terbaik: Ajie Fadlie Sofiyan (Sementara Menunggu Godot, Sanggar Teater Jerit).
  6. Pemeran Utama Wanita Terbaik: Novia Rossa Waniza (Bulan dan Kerupuk, Teater Hijrah).
  7. Pemeran Pembantu Pria Terbaik: Joind Bayu Winanda (End Game, Sindikat Aktor Jakarta).
  8. Pemeran Pembantu Wanita Terbaik: Fitri Wulandari (Amangkurat Amangkurat, Teater Nusantara).
  9. Penata Artistik Terbaik: Ocong Corp (End Game. Sindikat Aktor Jakarta).
  10. Penata Musik Terbaik: Fauzan Rusli dan Fahmi (Topeng, Lab Aktor Jakarta).

Sementara itu, Dewan Juri Festival Teater Jakarta 2018 yang diketuai Benny Yohanes Timmerman (pengajar) dengan anggota terdiri dari Gandung Bondowoso (sutradara dan penulis naskah teater), Dindon WS (sutradara teater), Imas Darsih (sutradara tunggal Kelompok Seni Sandiwara Miss Tjijih). serta Ugeng T. Moetidjo (pekerja seni visual dan pertunjukan) dalam sambutan mengatakan, seni merupakan bagian dari kehidupan manusia.

“Seni itu seperti unsur asing yang kadang-kadang tanpa kita sadari muncul sebagai bagian dari hasrat kita yang kadang-kadang kita sembunyikan karena alasan-alasan rasional. Tapi seni tidak pernah mati karena itu bagian dari naluri kemanusiaan kita,“ kata Benny Yohanes Timmerman.

Lihat juga...