Seleksi CPNS, Passing Grade Tinggi untuk Cari Pegawai Berkualitas

287
Ilustrasi - Dok. BKN

REJANG LEBONG — Badan Kepegawaian Nasional Regional VII Palembang menyebutkan ketatnya pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini bertujuan untuk mencari calon pegawai berkualitas di masing-masing daerah.

“Tingginya passing grade yang ditetapkan oleh Panselnas itu bukan tanpa alasan. Panselnas ingin mencari yang berkualitas, karena 25 tahun ke depan mereka yang diterima tahun 2018 ini akan menggantikan para pejabat yang ada saat ini,” kata Kepala Kantor Regional BKN VII Palembang, Agus Sutiadi saat meninjau seleksi CPNS di IAIN Curup, Selasa (6/11/2018).

Tinggi passing grade atau nilai ambang batas yang ditentukan bagi peserta yang mengikuti seleksi CASN tersebut tambah dia, seharusnya tidak menjadi hambatan bagi mereka, jika sejak jauh-jauh hari mereka sudah mempersiapkan diri guna mengikutinya.

Sementara itu banyaknya peserta yang mengikuti seleksi CASN di wilayah itu yang tidak bisa melewati passing grade kata dia, tidak perlu berkecil hati, karena masih memiliki peluang untuk mengikuti tahapan selanjutnya.

Berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh BKN pada seleksi CPNS tahun ini peserta yang ikut seleksi kemampuan bidang (SKB) akan diambil tiga orang dari setiap kuota masing-masing formasi.

Sehingga menurut dia jika satu kuota formasi yang lulus passing grade-nya tidak sampai tiga orang, maka bisa saja nilai yang mendekati akan diikutsertakan.

“Untuk sistemnya menunggu keputusan dari Panselnas, namun bagi mereka yang tidak lulus passing grade ini masih ada peluang. Kita tunggu saja kebijakan dari pusat,” tambah dia.

Pantauan di lokasi pelaksanaan ujian berbasis CAT yang dilaksanakan di kampus IAIN Curup pada hari kedua pelaksanaannya ratusan peserta ini tidak bisa melewati passing grade yang ditentukan Panselnas.

Para peserta ini tidak bisa mencapai nilai ambang batas yakni untuk tes wawasan kebangsaan (TWK) dengan nilai minimal 75, kemudian tes intelegensi umum (TIU) minimal 80 dan tes karakteristik pribadi (TKP) minimal 143.

Pelaksanaan tes SKD itu sendiri dilaksanakan terhitung 5-11 November mendatang, dengan jumlah peserta yang akan mengikutinya mencapai 3.154 pelamar guna memperebutkan 261 formasi yang dibutuhkan daerah itu. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...