Sepekan, Operasi Zebra Semeru Tangani 864 Pelanggaran

164
Ilustrasi - Dok: CDN

NGAWI – Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ngawi, Jawa Timur, sudah menangani 864 kasus pelanggaran lalulintas, selama sepekan pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2018. Operasi sudah digelar sejak 30 Oktober 2018 lalu.

“Pelanggaran lalu lintas tersebut, melibatkan semua jenis kendaraan. Mulai roda dua hingga kendaraan besar,” ujar Kanit Turjawali Satlanta Polres Ngawi, Ipda Fredo Leonard Sianturi, , Kamis (8/11/2018).

Dari 864 pelanggaran lalu lintas, 777 pelanggaran di antaranya mendapatkan tindakan tegas berupa tilang (Bukti Pelanggaran). Sedangkan sisanya, hanya mendepatkan teguran. Bentuk pelanggaran lalu lintas yang dilakukan sangat bermacam-macam. Mulai dari tidak memiliki surat kelengkapan mengemudi seperti SIM dan STNK, serta tidak memakai helm. Kemudian melanggar rambu lalu lintas, seperti menerobos lampu merah, tidak menyalakan lampu pada siang hari.

Selain fokus tertib berlalu lintas, polisi juga mengantisipasi pelanggaran dan tindak kriminalitas lain, saat melakukan razia. Dari upaya tersebut, telah berhasil diamankan ribuan liter Minuman Keras (Miras). Barang terlarang tersebut, diamankan dari dua orang pengangkut asal Rembang, Jawa Tengah. Penangkapan dilajukan, saat razia di ruas jalan Soekarno-Hatta Ngawi pada 6 November 2018 silam. Minuman keras jenis arak jowo yang diamankan, dikemas dalam botol mineral dan disimpan di dalam kardus.

Total terdapat 32 kardus dengan masing-masing kardus berisi 21 botol air mineral ukuran besar. “Ribuan liter minuman keras tersebut dibeli dari wilayah Karanganyar, Jawa Tengah, dan sesuai rencana akan dijual di daerah Surabaya dan sekitarnya,” ungkapnya.

Sesuai jadwal, razia masih akan terus digelar pada siang dan malam hari, di titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas. Dijadwalkan razia akan berlangsung hingga 12 November 2018. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...