Ternak Ikan Lele Potensial Dikembangkan di Bekasi

Editor: Koko Triarko

234
BEKASI – Ternak Ikan Lele, masih potensial dikembangkan di Kota Bekasi, menimbang perawatannya yang cukup mudah. Selain itu, peminat ikan air tawar tersebut cukup tinggi di Kota Patriot.
“Kebutuhan pasar untuk ikan lele di Kota Bekasi, masih tinggi. Sehari bisa mencapai 26 ton,” kata Ibnu Hajar Tanjung, pengusaha Ikan Lele di Kota Bekasi, Senin (5/11/2018).
Ibnu Hajar Tandjung, salah satu pengusaha yang memiliki peternakan ikan lele di Kampung Babakan Tengah Mustikasari, Kota Bekasi, memiliki banyak kolam di lahan kosong.
Dikatakan, usaha peternakan budi daya ikan lele di Kota Bekasi, belum maksimal, karena pasar ikan Lele di Kota Bekasi setiap hari masih diisi dari luar daerah, seperti dari Indramayu, Cianjur, Sukabumi, Karawang, bahkan ada dari Jawa Tengah.
Pengusaha Ikan Lele, Ibnu Hajar Tandjung -Foto: M Amin
Menurutnya, usaha ternak ikan lele dari satu kolam dengan sebaran bibit 10 ribu akan menghasilkan 1,2 ton ikan lele. Dari pembibitan sampai panen dibutuhkan waktu 60 sampai 75 hari, agar hasilnya maksimal.
“Sepuluh ribu ekor bibit ikan lele, modalnya Rp3 jutaan. Setelah panen hasilnya bisa mencapai 1-1,2 ton. Dari petani dijual ke pengepul Rp17 ribu per kilogram,” jelas Tandjung.
Biaya bersih untuk sekali panen dalam 10 ribu bibit ikan lele, biaya pakannya bisa satu ton. Harga pakan jenis pallet, Rp10 ribu per kilogram, setelah panen bisa untung bersih sekitar Rp4 juta dalam satu kolam.
Tandjung mengakui, kendala di tingkat petani adalah masalah pakan. Karena pakan merupakan kebutuhan harian, yang harus ada agar hasil panen bisa maksimal.
“Jika yang memiliki modal besar, dia bisa belanja pakan secara grosir, harga eceran beda dengan eceran. Grosir Rp9.500 per kilogram. Eceran Rp10 ribu,” ungkap Tandjung.
Untuk itu, dia meminta agar Pemerintah Kota Bekasi dapat membantu dalam penyediaan pakan melalui Dinas UKM, untuk memberi modal. “Peternak tidak minta gratis soal pakan, tetapi petani berharap ada bantuan untuk meringankan. Karena pakan adalah kebutuhan dasar,” tegas Tandjung.
Baca Juga
Lihat juga...