Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat Butuh Inovasi

178
Ilustrasi -Dok: CDN
SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, melakukan berbagai inovasi guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sekaligus menuntaskan tantangan di bidang kesehatan yang ada di tengah masyarakat.
“Dengan inovasi berupa penanganan cepat dan tepat, maka berbagai persoalan kesehatan di masyarakat dapat mudah tertangani,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Semarang, Senin (12/11/2018).
Wagub menyebutkan, saat ini ada rumah sakit tanpa sekat, artinya tenaga medis menjemput bola dan turun langsung ke lapangan untuk mendeteksi kesehatan warga, serta menangani berbagai persoalan kesehatan di masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wagub, pada upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-54 tingkat Provinsi Jawa Tengah di halaman Kantor Gubernur Jateng.
Peringatan Hari Kesehatan 2018 mengangkat tema “Aku Cinta Sehat” dengan subtema “Ayo Hidup Sehat, Mulai Dari Kita”.
Tema ini sejalan dengan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Program lndonesia Sehat, dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK), yang menekankan pada upaya promotif dan preventif sebagai pendekatan pembangunan kesehatan.
Saat membacakan sambutan tertulis Menteri Kesehatan, Nila Djuwita F Moeloek, pada upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional, Wagub mengatakan, bahwa berbagai tantangan pembangunan kesehatan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia, butuh inovasi yang dikembangkan oleh daerah.
Inovasi yang dimaksud adalah inovasi manajemen maupun teknis pelayanan yang harus terus ditingkatkan dan diperkuat, guna menyelesaikan persoalan kesehatan.
Menkes sangat berharap muncul berbagai inovasi baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten, dan kota, sampai dengan puskesmas, guna menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan kesehatan yang sedang dihadapi.
Menurut Menkes, tantangan bidang kesehatan ke depan semakin berat, luas, dan kian kompleks, sehingga perlu ada solusi terhadap berbagai permasalahan memerlukan kepemimpinan yang kuat, manajemen andal, kolaborasi multisektor harmonis, dan monitoring evaluasi pembangunan terstruktur, dan sistematis.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan penghargaan, piagam dan uang pembinaan secara simbolis oleh Wagub kepada duta kesehatan, FKTP berprestasi, tenaga kesehatan teladan dari berbagai kategori tenaga medis, farmasi, dan bidang kesehatan lainnya, kelompok pemanfaatan toga, pelaksana teebaik lingkungan bersih dan sehat, serta posyandu terbaik. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...