TNI: Peran Babinsa di Pertanian Harus Diperkuat

Editor: Koko Triarko

130
Danrem 162 Wira Bhakti, Kolonel Czi. Ahmad Rizal Ramdhani,-Foto: Turmuzi
MATARAM – Keberadaan Babinsa di Provinsi Nusa Tenggara Barat, dinilai memiliki peran strategis dalam melakukan pendampingan terhadap para petani, terutama dalam upaya meningkatkan nilai produksi.
“Untuk terus membantu petani meningkatkan nilai produksi pertanian, khususnya padi, peran Babinsa harus lebih diperkuat dalam melakukan pendampingan,” kata Danrem 162 Wira Bhakti, Kolonel Czi. Ahmad Rizal Ramdhani, Senin (5/11/2018).
Pendampingan diberikan mulai dari pengolahan lahan tanam, cara bercocok tanam, perawatan hingga jenis pilihan bibit yang cocok ditanam pada lahan tertentu.
Proses pendampingan tersebut memang sudah biasa dilakukan TNI. Bahkan sejak TNI masuk desa, dulu, program yang sama telah dilaksanakan TNI, sehingga bukan sesuatu yang baru.
“Terbukti, NTB berada di urutan ketiga sebagai penyumbang swasembada pangan  nasional, setelah Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, dan sebagiannya tidak lepas dari peran TNI,” katanya.
Berkait adanya potensi penurunan produksi padi, dengan adanya model perhitungan Badan Pusat Statistik mengenai hasil produksi padi dengan menggunakan metode Kerangka Sampel Area (KSA), menggunakan satelit, Rizal mengaku tidak khawatir dan lebih percaya data rill di lapangan.
“TNI juga akan melakukan koordinasi dengan BPS dan akan mempelajarinya  terlebih dahulu. Meski demikian, pada dasarnya kami TNI akan tetap melakukan pendampingan dalam proses penanaman padi maupun pertanian lain,” tutupnya.
Sebelumnya, Kepala BPS NTB, Suntono, mengatakan, dalam kegiatan monitoring untuk estimasi produksi padi diperlukan data dan informasi yang akurat dan tepat waktu.
Untuk memperoleh data yang akurat cepat dan tepat, selain dengan pengamatan langsung di lapangan terhadap obyek, juga akan dilakukan dengan metode KSA. Pengiriman data melalui teknologi mobile application dari lapangan ke pusat pengolah data.
Rangkaian sistem estimasi dan estimasi luasan padi di atas sebagai sistem estimasi luasan padi secara cepat.
Baca Juga
Lihat juga...