Tuntaskan Dendam, Indonesia Gunduli Myanmar 5-1

Editor: Mahadeva WS

230

YOGYAKARTA – GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergetar. Tidak kurang 7.000 suporter tak berhenti berteriak, mendukungan Tim nasional Futsal, yang berlaga di Piala AFF. Mengawali laga di Grup A, Indonesia menghajar Myanmar 5-1, Senin (5/11/2018).

Sukses itu menempatkan Indonesia diperingkat dua, di bawah Malaysia. Kedua tim sama-sama mengantongi poin tiga. Namun, Malaysia unggul selisih gol, usai membantai Kamboja 10-0. Kemenangan telak atas Myanmar, menjadi awal mengesankan bagi timnas, yang bertekad meraih gelar juara untuk kali kedua, dari 14 gelaran AFF. Apalagi selama ini, Myanmar selalu menjadi penghalang Indonesia.

Di Piala AFF Futsal 2017, Myanmar menggagalkan langkah Indonesia ke semifinal. Pada duel terakhir, Indonesia dipaksa menyerah 2-3. Kini, Indonesia sukses menuntaskan dendam. Bahkan mereka mampu meraih kemenangan besar atas Myanmar.

Pelatih Indonesia, Kensuse Takahashi, tak menyangka Bambang Bayu Saptaji dan kawan-kawan, bisa menang telak atas rivalnya. “Pemain menunjukkan semangat tinggi, dan mampu mengeluarkan kemampuan terbaik. Ada tiga hal yang saya tekankan pada tim, yaitu disiplin, stamina dan strategi. Semua ini ditopang dengan kemampuan bermain secara tim. Hasilnya, kami menang besar dan saya bahagia atas kemenangan ini,” kata Takahashi usai pertandingan.

Takahashi menyebut, tim sempat mengalami keraguan, sebelum memulai pertandingan. “Tetapi kami sudah menganalisis permainan Myanmar selama persiapan tim. Dan hasilnya seperti ini. Meski demikian, saya juga agak terkejut kami bisa menang besar,” tandasnya.

Pelatih Myanmar, Htay Myint, menyebut, Indonesia menunjukkan perkembangan pesat, dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara anak asuhunya, malah melakukan banyak kesalahan, terutama di babak pertama sehingga langsung tertinggal 1-4. “Indonesia sudah sangat berbeda. Mereka sudah berubah menjadi tim yang makin bagus. Pemainnya memiliki power dan permainan mereka terus berkembang. Sebaliknya, kami melakukan banyak kesalahan sehingga sampai kemasukan empat gol di babak pertama,” tutur Myint.

Usai membantai Myanmar, tim Merah Putih membidik Malaysia. Takahashi tidak mempersoalkan Malaysia yang baru saja mencetak kemenangan besar atas Kamboja. “Pertandingan sebelumnya tidak ada pengaruhnya saat Malaysia melawan kami. Yang jelas, kami menargetkan kemenangan di pertandingan ini,” tandasnya.

Pelatih Malaysia, Chiew Chun Yong, menyebut, Indonesia akan menjadi lawan terberat. Apalagi, Indonesia menunjukkan perkembangan yang pesat. “Pelatih Indonesia mampu memadukan pemain muda dan senior. Saya selalu memantau tim Indonesia. Mereka tim yang bagus dan kuat. Pemainnya sangat cepat,” pungkas Chun Yong.

Baca Juga
Lihat juga...