UMKM di Manado Difasilitasi Sertifikasi Halal

Ilustrasi halal - Dokumentasi CDN

MANADO – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM) Manado, memfasilitasi 17 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), untuk mendapatkan sertifikasi halal.

“Belasan UMKM ini, berasal dari Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kota Kotamobagu, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” kata Kepala BB POM Manado, Dra Sandra MP Linthin. Apt. Mkes, di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (15/11/2018).

Fasilitasi diberikan, untuk membantu UMKM mendapatkan pengakuan, sekaligus meningkatkan daya saing produk yang dihasilkan. “BBPOM ikut ambil bagian, mendukung upaya pemerintah daerah membantu pelaku usaha, agar produk yang dihasilkan memiliki daya saing, dan tentunya aman ketika dikonsumsi,” tambahnya.

Fasilitasi yang dilakukan BBPOM Manado, diberikan dalam bentuk bantuan dana, bagi pelaku usaha yang memproses sertifikasi halal. “Sertifikasi halal yang sudah disematkan bagi UMKM mengartikan, produk pangan olahan yang dihasilkan aman, tidak hanya bagi warga lokal tetapi juga untuk wisatawan,” ujarnya.

Sandra menyebut, logo halal wajib dicantumkan pada label, jika produsen atau importir menyatakan bahwa produk pangannya halal. Selain itu, produsen atau importir, bertanggung jawab atas kebenaran pernyataan halal produk. “Ini juga adalah bagian dari pemenuhan Undang-undang No.33/2014, tentang Jaminan Produk Halal. Aturan mulai berlaku pada 17 Oktober 2019,” katanya.

UMKM yang difasilitasi BBPOM, dan mendapatkan sertifikat halal diantaranya, Halua Suti Ikhsan, Bepang Muflinah, Roti Restu Mulia, dan Snack Mekar Indah (Kabupaten Bolaang Mongondow Timur). Roti Rumah Family, Kolombeng Stick UD Umega, Manisan Pala Kurnia Sari, Stick UD Cahaya Aroma, Aneka Snack UD Karya Murni, dan Roti Rezky Bakery (Kota Kotamobagu).

Fillend Bakery, Roti Selera Bakery dan Abon Oni-Oni (Kota Bitung). Kue Kering Lyvia (Kota Manado), serta Bolu Michael Raintung, Krepek Pisang Keyrel, Krepek Pisang Miks, dan House of Kitty Bakery (Kota Tomohon). (Ant)

Lihat juga...