Warga Pulau Kesui Kesulitan Dapat Layanan Kesehatan

Pelayanan kesehatan - Foto: Dok. CDN

SERAM TIMUR — Masyarakat di pulau tertinggal, terdepan dan terluar (3T) Desa Tamher Timur, Pulau Kesui, Kabupaten Seram Timur, Provinsi Maluku, mengaku sulit mendapatkan pelayanan kesehatan langsung dari dokter.

Lena A (50) seorang warga di Desa Tamher saat ditemui di sela-sela bakti sosial pengobatan gratis yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) di Pulau Kesui, mengaku selama ini jika ada yang sakit hanya bisa berurusan dengan perawat di Puskesmas, sementara dokter jarang berada di tempat.

“Sebenarnya ada dokter di sini, namun jarang datang. Jadi kalau ada keluarga kami yang sakit keras dan butuh perawatan yang intensif kami harus berobat di RSU Daerah di Kabupaten Bula,” katanya, Jumat (2/11/2018).

Namun untuk bisa bertolak ke Kabupaten Bula, ia mengaku harus menunggu kapal yang jadwalnya kedatangannya setiap hari Kamis per pekan. Akibat sulitnya mendapatkan pelayanan kesehatan banyak warga yang menurut dia sering mengeluhkan hal yang sama.

“Belum lagi kalau cuaca buruk dan ada keluarga yang sakit berat, kami hanya bisa bersabar saja, dengan memberikan obat-obatan yang diberikan oleh perawat di Puskesmas,” tambahnya.

Lena juga mengaku terbantu dengan adanya pengobatan gratis yang dilakukan oleh BI mengingat masih banyaknya masyarakat di desa itu yang jarang mendapatkan pelayanan kesehatan.

Hal yang sama juga diakui Anisa yang datang ke lokasi pengobatan gratis tersebut. Ia mengaku membawa ibunya yang mengalami sakit di bagian dada ketika bernafas.

“Ibu saya sudah lama sakit seperti ini. Tapi tak bisa sembuh-sembuh karena tidak pernah berkonsultasi dengan dokter. Sehingga kedatangan dokter-dokter dari BI ini sangat membantu kami,” ujar dia.

Ia juga mengaku sudah berkonsultasi dengan dokter yang melakukan pengobatan gratis tersebut, dan menurut dokter perlu ada perawatan intensif dan obat-obatan yang memadai jika ibunya ingin sembuh.

Iapun berharap pemerintah daerah bisa membuat RS umum di kecamatan itu mengingat kondisi geografis mereka yang sangat tak membantu. (Ant)

Lihat juga...