Warga Sungai Kramat, Berharap Jalan Beraspal

Editor: Mahadeva WS

345

BEKASI – Warga di Kampung Sungai Kramat, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, mengeluhkan kondisi jalan diwilayahnya. Jalan sepanjang dua kilometer, yang menjadi akses masuk ke kampung tersebut, masih berupa tanah atau belum beraspal.

Jika memasuki musim penghujan, jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua ataupun empat. “Jalan tanah itu, menjadi jalur utama bagi warga Kampung Kramat untuk keluar ke jalan besar,” papar, Hasan (25), warga RT 02/02, Kampung Kramat Desa Pantai Harapan Jaya Kabupaten Bekasi, kepada Cendana News, Selasa (6/11/2018).

Ibu Darmi, warga kampung Kramat – Foto M Amin

Jalan menuju ke Kampung Kramat, sudah dibuatkan badan jalan, dan biasa dilintasi mobil jika tidak sedang hujan. Tetapi bila hujan, jangankan mobil, pejalan kaki pun susah untuk melintasi. Berbagai upaya sudah dilakukan warga agar mendapat perhatian dari Pemkab Bekasi. Tetapi hingga kini, hanya janji yang diperoleh oleh warga. Sampai saat ini, kondisi jalan masih tetap berupa tanah becek ketika hujan turun.

“Dulu pernah, saat kampanye pemilihan Kepala Daerah, bupati terpilih saat berkunjung sudah menjanjikan akan segera dilakukan perbaikan jalan. Tapi sampai sekarang beliau ditangkap KPK jalan masih belum diaspal,” tegas Hasan.

Jalan menuju Kampung Kramat, menjadi satu-satunya akses warga menuju jalan besar, menuju pasar ataupun ke sekolah. Kampung tersebut, belum memiliki sekolah, sehingga warga masih harus pergi ke Desa Tanjung Air, untuk bersekolah, mulai dari SD hingga SMK.

Warga lainnya, Darmi (48), mengaku warga sudah bosan meminta kepada pemerintah agar jalan menuju kampunya segera diaspal. “Kami mohon kepada pemerintah untuk dapat segera mengaspal jalan. Karena kalau musim hujan, motor nggak bisa lewat, begitupun anak sekolah jadi terganggu bahkan, ada yang nggak bisa masuk sekolah karena kondisi jalan,” ujar Darmi.

Baca Juga
Lihat juga...