Wayang Topeng Kalsel Terus Dilestarikan

126
Ilustrasi topeng - Foto: Dok. CDN

BANJARMASIN — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI terkesima dengan masih lestarinya kesenian tradisi Wayang Topeng dari Provinsi Kalimantan Selatan.

Apresiasi tinggi masih eksisnya kesenian teater tradisi itu diungkapkan Kasubbag Seni Direktorat Kesenian Kemendikbud RI, Tubagus Kusmana, saat menyaksikan pementasan kesenian tersebut di Taman Budaya Kalsel, Rabu malam (7/11/2018).

Menurut dia, langkah Taman Budaya Kalsel melakukan revitalisasi terhadap kesenian-kesenian tradisi daerah itu didukung pihaknya. Tentunya, katanya, dengan adanya bantuan untuk upaya terus melestarikannya.

“Pemerintah pusat sangat memberi perhatian besar dengan langkah pelestarian kesenian tradisi daerah ini,” tuturnya.

Selain memuji kelestarian kesenian tradisi di Kalsel khususnya wayang topeng tersebut, Tubagus juga memberikan pujian atas digelarnya seni instalasi oleh para seniman Kalsel.

“Sangat bagus karya-karya seni instalasi daerah ini, utamanya bahannya dari bambu, ini karya yang luar bisa dengan banyak makna,” tuturnya.

Kepala Taman Budaya Kalsel, Suharyati, mengungkapkan pergelaran wayang topeng dan seni instalasi itu adalah agenda Taman Budaya untuk melestarikan kesenian daerah.

Seperti kesenian Wayang Topeng, ucapnya, kesenian itu sebenarnya hampir punah, hanya sedikit pelaku seninya yang mewarisinya.

Kesenian yang ditampilkan itu, ujarnya, berasal dari Kabupaten Tapin, yakni Grup Kesenian Wayang Topeng Cerita Rimba pimpinan Dalang Janderi. “Kalau di daerah itu, kesenian ini masuk eksis, khususnya saat meramaikan acara kawinan,” ungkapnya.

Menurut Suharyati, kesenian wayang topeng termasuk kesenian yang penting mendapat perhatian, sehingga diberikan ruang di Taman Budaya untuk tampil. “Kita harap juga para kawula muda daerah ini mengenalnya, sebab ini warisan budaya daerah kita,” ujarnya.

Ia mengatakan untuk pameran seni instalasi, ada 10 karya yang ditampilkan, di mana kegiatan itu hampir setiap tahun dilaksanakan. “Segala seni budaya, dari tari, teater, sastra, dan lukis terus kita agendakan setiap tahunnya tampil di sini, ini sebagai langkah pembinaan dan pelestarian dari pemerintah provinsi,” katanya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...