12.000 Keping KTP-El di Balikpapan, Dibakar

Editor: Koko Triarko

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan, memusnahkan 12.000 keping KTP elektronik rusak atau tidak sesuai data. Pemusnahan dilakukan dengan dibakar, dan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota, Rizal Effendi, dan Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Thohari Azis, Rabu (19/12/2018).

Ada sekitar 32.000 keping KTP elektronik yang mengalami kerusakan atau tidak sesuai data terdapat di Balikpapan, dan 12.000 di antaranya dimusnahkan dengan dibakar. Sedangkan sisanya sekitar 20.000 keping akan dibakar melalui mesin oven di TPA Manggar.

Rizal Effendi menjelaskan, pembakaran KTP elektronik yang rusak itu menggunakan wadah khusus. Sisanya akan dilakukan di TPA Manggar, sambil menunggu mesin pembakaran, yang kabarnya keping KTP menghasilkan minyak.

“Mungkin 2-3 hari, sementara menunggu kesiapan mesin kita titipkan dulu di Polres, agar tidak hilang atau tercecer,” ungkapnya.

Pemusnahan KTP elektronik itu dibakar di sebuah tong sampah, disaksikan oleh Muspida dan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan.

Pelaksana Tugas Kadisdukcapil, Hasbullah Helmi, mengatakan sisa keping KTP elektronik yang belum dimusnahkan sementara dititipkan di Kantin Polres Balikpapan.

“Pemusnahan secara simbolis, ada 12 ribu yang sudah dimusnahkan, dan sisanya 20.627 akan dititipkan di Polres, sambil menunggu kesiapan TPA ada mesin oven untuk pembakaran. Nanti dia jadi minyak, ampasnya jadi arang,” jelasnya, di sela pemusnahan KTP elektronik.

Jika alatnya siap, kata Helmi, akan dilakukan pembakaran lanjutan di TPA Manggar.  “Ini cetakan KTP sejak 2012, saat perekaman massal,” sebutnya.

Menurut Helmi, pemusnahan ini sesuai dengan surat Kemendagri Nomor 117 tanggal 13 Desember 2018, agar KTP elektronik yang rusak dan invalid untuk dimusnahkan.

Lihat juga...