12 Wajib Pajak Dapat Tax Holiday

BOGOR – Kepala Subdit Peraturan Pemotongan dan Pemungutan PPh dan PPh Orang Pribadi, Direktorat Peraturan Perpajakan II, Sulistyo Wibowo, mengatakan, saat ini terdapat 12 wajib pajak yang mendapatkan tax holiday sejak diberlakukannya PMK 35/2018 pada 29 Maret 2018.

“Empat Wajib pajak dari infrastruktur ekonomi, yakni ketenagalistrikan. Lalu, 7 wajib pajak dari industri logam dasar hulu, meliputi industri penggilingan baja, besi dan baja dasar, dan logam dasar bukan besi, serta satu industri kimia dasar organik,” ungkap Sulistyo, dalam acara Perkuat Reformasi Kokohkan Kolaborasi di Bogor, Selasa (11/12/2018).

Menurutnya, lokasi wajib pajak tax holiday ini menyebar, mulai dari Serang, Banten (1 WP); Marowali, Sulawesi Tengah (3 WP); Konawe, Sulawesi Tenggara (1 WP); Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (1 WP); Halmahera Timur, Maluku Utara (2 WP); Jepara, Jawa Tengah (1 WP); Bengkulu (1 WP); Bombana, Sulawesi Tenggara (1 WP); dan Cilegon, Banten (1 WP).

“Total rencana investasi Rp210, 8 triliun. Negara investornya berasal dari RRC dan Malaysia, Hong Kong, Singapura, Jepang, Belanda, dan Indonesia. Diperkirakan investasi tersebut dapat menyerap 10.587 tenaga kerja,” imbuh Sulistyo.

Pada November ini, sambungnya, terdapat perubahan tax holiday yang diatur dalam PMK 150/PMK.010/2018. Ada tambahan atau relaksasi yang nilainya Rp100 miliar sampai Rp500 miliar.

Lihat juga...