341 Peserta Bersaing Rebut 141 Formasi CPNS di Sikka

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

159

MAUMERE — Sebanyak 41 peserta yang lolos passing grade saat ujian Sistem Kompetensi Dasar (SKD) beserta 300 orang yang lolos perangkingan akan mengikuti tahapan seleksi Sistim Kompetensi Bidang (SKB).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten Sikka Martha Huberty Pega. Foto : Ebed de Rosary

“Sesuai aturan Menteri PAN RB yang lulus perangkingan adalah mereka yang memiliki nilai total saat tes SKB minimal 255. Dari sebanyak 1.907 peserta yang menempati peringkat terbaik hanya dipilih peringkat satu sampai tiga untuk setiap formasi,” sebut kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten Sikka Martha Huberty Pega,Rabu (5/12/2018).

Kabupaten Sikka terang Martha, memiliki 143 formasi, namun 2 formasi tidak ada pelamar sehingga tersisa 141 formasi. Dari jumlah tersebut yang lulus tes SKB, 43 peserta, namun ada satu formasi yang lulus 5 orang sehingga 2 orang peringkat terbawah tidak lulus.

“Sisanya 100 formasi diambil dari peserta yang tidak lulus tes SKB sesuai Permen PAN RB sehingga total peserta dari 100 formasi ini 300 peserta dan sisanya 1.607 orang lainnya dinyatakan gugur,” terangnya.

Martha berharap 300 peserta ini meningkatkan kemampuan  agar dapat bersaing memperebutkan satu tempat di setiap formasi yang ada saat pelaksanaan tes Sistem Kompetensi Bidang yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.

“Saat tes SKB kemarin 56 orang tidak hadir dan terlambat datang. Saya berharap semuanya datang tepat waktu sebab telah ada kelonggaran yang diberikan bagi yang tidak lulus SKD untuk bersaing di tes SKB nanti,” harapnya.

Tempat tes SKB kata Martha akan tetap menggunakan SMKN1 Maumere, sebab hanya di sekolah tersebut yang memiliki komputer berjumlah banyak, sesuai kebutuhan tes dan memiliki jaringan internet yang baik.

Frederika Nona, salah seorang CPNS yang lulus perangkingan saat ditemui di kantor BKD kabupaten Sikka mengaku senang bisa diberi kesempatan untuk mengikuti tes SKB, meskipun dirinya hanya menempati rangking tiga.

“Memang soal saat tes SKB sangat sulit sekali sehingga banyak yang tidak lulus. Ada 3.859 peserta yang ikut tes tetapi yang lulus SKB hanya 43 orang saja dan ini juga merupakan jumlah terbanyak dibandingkan kabupaten lainnya di NTT,” tuturnya.

Kalau saat tes SKB akan dibagi per bidangnya yakni tenaga kesehatan, guru dan tenaga teknis sehingga peserta tentu lebih mudah, sebab soalnya terkait dengan bidang dan pendidikan yang dimiliki setiap pelamar.

Baca Juga
Lihat juga...