86 TKI Bermasalah Dipulangkan dari Malaysia

346
Ilustrasi -Dok: CDN

NUNUKAN – Pemerintah Malaysia, memulangkan 86 tenaga kerja Indonesia (TKI) bermasalah, melalui Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Berdasarkan berita acara serah terima dari Konsulat RI Tawau, Malaysia kepada Imigrasi Kabupaten Nunukan, Nomor: 1247/Kons/XII/2018, tertanggal 6 Desember 2018, disebutkan, 86 TKI tersebut terdiri 70 laki-laki, 13 perempuan, dan tiga anak-anak.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Bimo Mardi Wibowo, melalui Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Nasution, menyatakan, puluhan TKI bermasalah yang dipulangkan itu telah menjalani hukuman sesuai pelanggaran di penjara maupun Pusat Tahanan Sementara (PTS) Air Panas Tawau.

Hasil pendataan dilakukan Imigrasi Nunukan, sebanyak 47 orang masuk bekerja di Negeri Sabah, Malaysia tanpa dokumen, 14 orang masuk ke negara itu dengan menggunakan paspor tapi izin tinggal melampaui batas waktu, 21 orang kasus narkoba, dan empat orang kasus kriminal.

“Kedatangan TKI bermasalah ini di Kabupaten Nunukan sekitar pukul 17.45 WITA dengan dikawal staf dari Konsulat RI Tawau,” kata Nasution, di Nunukan, Kamis (6/12/2018).

Setibanya di Pelabuhan Tunon Taka menggunakan KM Malindo Ekspres dijemput aparat dari kepolisian, TNI AD, imigrasi, kesehatan pelabuhan dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan barang bawaan di X-ray Bea Cukai, lalu dilakukan pendataan oleh aparat kepolisian dan wawancara oleh petugas imigrasi setempat.

Setelah itu, diserahkan kepada BP3TKI Nunukan, untuk ditampung di Rusunawa Jalan Ujang Dewa, Kelurahan Nunukan Selatan dijadikan penampungan bagi TKI yang diusir dari Negeri Sabah. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...