Anies Berharap DWP Lahirkan Kader Teladan

Editor: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengharapkan agar Dharma Wanita Persatuan (DWP) terus berkembang, memunculkan kader-kader teladan. Selain itu, Anies juga menginginkan agar keluarga ASN bisa menjadi contoh yang baik di masyarakat.

“Organisasi ini tidak hanya bertahan tapi memunculkan keluarga teladan dari ASN. Bukan hanya mengemban amanat dari negara, tapi juga menjadi teladan di masyarakat. Kita menginginkan semua yang bekerja atas nama negara bukan hanya menjalankan perintah, tapi membawa prinsip moral,” tuturnya, saat menghadiri HUT ke 19 Dharma Wanita Persatuan (DWP), di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018).

Di samping itu, sebagai organisasi kemasyarakatan yang bernaung di bawah pemerintah dan mitra strategis Pemprov DKI Jakarta, Provinsi DKI Jakarta bersama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, DWP diharapkan selalu berkolaborasi dan saling mengisi untuk mewujudkan masyarakat Jakarta yang sejahtera, terlebih lagi dalam menyukseskan ketahanan keluarga.

Menurut Anies, ketahanan keluarga perlu diperkuat. DWP diharapkan juga selalu berpartisipasi aktif membantu Pemprov DKI Jakarta dalam penanggulangan kemiskinan, memberdayakan kaum perempuan Jakarta, memberikan kursus dan pelatihan keterampilan kepada warga kurang mampu.

Selain itu, menyukseskan Program KJP Plus, kesetaraan gender, dan menurunkan tingkat kekerasan kepada wanita maupun anak melalui penyuluhan. Tak ketinggalan, meningkatkan kesehatan ibu, sosialisasi program imunisasi kepada anak, memerangi HIV/AIDS, memastikan kelestarian lingkungan dan membangun kemitraan global untuk pembangunan.

Bagi Anies, peran istri juga sangat penting untuk mengambil langkah serta mendukung kinerja suami. Serta partisipasinya dalam membangun keluarga dan masyarakat Jakarta yang sejahtera, berakhlak dan berbudaya.

“Kita dapat mengatakan peran seorang istri pentingnya luar biasa, bukan hanya di samping suami. Tapi peran istri juga sebagai penunjuk langkah suami,” ujar Anies.

Anies lantas menceritakan keberhasilannya lantaran istrinya juga berhasil menjadi pendamping yang baik untuknya. Dia mengatakan, kehadiran Fery Faharti dapat meringankan beban saat pergi bekerja.

“Saya kalau tidak didukung sama istri Ibu Fery, bagaimana saya atasi kerumitan rumah saya. Saya berangkat pagi, pulang ke rumah malam, anak saya empat. Maka dari itu, bagi para istri yang mendapatkan suami bekerja keluar kota secara mendadak, yang mengisi kekosongan di rumah itu istri,” ujarnya.

Kemudian Anies meminta para istri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) mendukung kinerja dari pemerintah khususnya melalui organisasi yang dibentuk. Anies mengakui, selama ini istri dari ASN selalu bisa melengkapi keluarga saat suami mendapatkan tugas.

 

 

Lihat juga...