Anies: Lawan Mitra Kukar, Persija Gunakan Stadion GBK

Editor: Satmoko Budi Santoso

172

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memastikan, Persjia Jakarta bisa menggunakan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada pertandingan penutup Liga 1. Persija bakal menjamu Mitra Kukar pada Minggu, 9 Desember mendatang.

“Persija akan memasuki babak bersejarah tanggal 9 Desember, main di GBK tapi sempat ada kendala teknis. Alhamdulillah, hal teknis yang menjadi kendala ada solusi, dan Persija bisa tetap bertanding di GBK,” ucap Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018).

Menurut Anies,  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah melakukan koordinasi dengan Direktur Utama Pusat Pengelola Kawasan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK) Winarto serta Direktur Utama Persija Gede Widiade, sebelum Anies memastikan hal tersebut.

Pasalnya, selama belasan tahun menunggu momen ini, akhirnya Persija dapat memberikan persembahan yang bersejarah. Dia berharap, GBK dapat menjadi saksi kemenangan.

“Ini pertandingan yang bersejarah. Karena tandingan terakhir Liga 1 2018 dan terakhir kali Persija juara 17 tahun yang lalu, tahun 2001. Jadi, ini momen yang sangat ditunggu-tunggu,” ujarnya.

Menurut Anies, izin ini diberikan karena ketiga instansi memiliki rasa tanggung jawab terhadap kemajuan dan prestasi tim sepak bola Indonesia.

“Alhamdulillah kita bertiga, yakni pihak Persija, pihak GBK, Pemprov, komunikasinya baik. Kita merasa seperti satu tim, sama-sama memegang amanat Jakarta untuk mendukung kemajuan dan prestasi tim sepak bola kebanggaan kita,” papar Anies.

Kemudian dia meminta Persija mengerahkan segala kemampuan yang terbaik untuk memenangkan klub asal Kalimantan Timur tersebut. Anies juga meminta semua pihak harus mengemban amanat untuk mendukung kemajuan Persija.

“Kita harus mendukung kemajuan dan prestasi tim sepak bola kebanggaan kita. Itu pesan saya kepada Persija. Berjuanglah dengan gigih. Ini kesempatan untuk membuat babak baru, sejarah baru bagi Persija,” pesan Anies.

Anies pun meminta agar Jakmania, para pendukung Persija dapat menjadi contoh suporter yang baik dan tertib. Sehingga, Jakmania dapat dibanggakan oleh seluruh warga Jakarta ,menjaga ketertiban secara total.

Saat pertandingan digelar, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta bakal menyiagakan ribuan petugas untuk menjaga kebersihan GBK, baik saat pertandingan berlangsung maupun usai laga.

“Pemprov DKI Jakarta mendukung sepenuhnya. Persija, GBK, Pemprov DKI Jakarta itu baik dan dekat komunikasinya. Kebersihan menjadi konsentrasi utama. Maka, nanti ada 2.000 petugas yang akan dikerahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Dirut Persija, Gede Widiade, mengapresiasi diperbolehkannya Stadion GBK untuk pertandingan terakhir ini. Dia mengaku, sempat pesimis bisa menggunakan GBK untuk pertandingan penting tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih ke Pak Gubernur yang menjadi orang tua bagi Persija,” sebutnya.

Perlu diketahui, sebelumnya keinginan Persija untuk menggunakan GBK sedikit terhalang lantaran sehari sebelum digelarnya pertandingan, yakni 8 Desember 2018 akan ada acara Natal.

Akibatnya, skuat Macan Kemayoran itu pun terancam tak bisa menggunakan GBK karena proses loading out barang, dan bersih-bersih yang bisa memakan waktu lama.

“Secara teknis pekerjaan dari memasang peralatan itu dalam kurun waktu yang bisa dijangkau. Jadi kalau acara tanggal 8 dimulai pukul 18.00 hari Sabtu, dan selesai sekitar pukul 10 malam, itu masih tersedia waktu untuk membongkar grass cover, panggung dan membersihkannya,” kata Dirut PPK-GBK, Winarto, memastikan.

Kemudian Winarto menyanggupi pembongkaran panggung di acara Natal pada Sabtu malam, 8 Desember 2018 bakal rampung sebelum pertandingan Persija dimulai.

Baca Juga
Lihat juga...