Anies Setuju, Konvoi Kemenangan Persija Diundur

Editor: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, konvoi kemenangan Persija yang seharusnya dijadwalkan hari ini, batal. Namun perayaan itu bakal digelar pada akhir pekan minggu ini, Sabtu 15 Desember 2018.

“Info terakhir rencananya hari Sabtu,” kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyatakan, pembatalan tersebut bersamaan dengan adanya pertandingan Persija pada Rabu, 12 Desember 2018 di Bali. Sehingga, kata dia, energi yang ada dapat disiapkan untuk pertandingan tersebut. Anies berharap Persija dapat maksimal dalam bertanding.

“Karena itu diputuskan lebih baik seluruh energi disiapkan untuk pertandingan berikutnya. Daripada energi untuk bersenang-senang dalam acara perayaan,” ujarnya.

Permintaan Persija itu tak bisa dituruti mantan Rektor Universitas Paramadina tersebut, lantaran belum ada persiapan yang dilakukan oleh jajaran Pemprov DKI. Karena banyak faktor yang perlu dipersiapkan sebelum melaksanakan pawai kemenangan.

“Kami siap saja. Saya katakan juga kalau tadi malam memang belum siap. Kondisi lalu lintas pun belum siap. Memang tadi malam suasananya juga antusias sekali,” terang Anies.

“Pemprov dari sisi jadwal menyesuaikan. Karena ikut saja dengan jadwal di Persija,” sambungnya.

Hasil akhir pertandingan Persija dan Mitra Kukar, kata Anies, merupakan bentuk kemenangan bersama. Karena hal itu, dia mengapresiasi untuk semua pihak yang berpartisipasi.

Tak hanya itu, Anies juga mengapresiasi Jak Mania, supoter Persija yang tertib dan rapi selama pertandingan.

“Begini, ini kemenangan bagi semua. Karena itu saya berkali-kali sampaikan terima kasih pada Persija, para pemain, pelatih, official,” jelasnya.

Sementara, pihak Polda Metro Jaya, mengaku belum mendapatkan informasi terkait rencana konvoi kemenangan Persija Juara Liga 1. Padahal, sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana menyambut para suporter di Balai Kota.

“Sampai saat ini belum ada info adanya rencana konvoi,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf, saat dikonfirmasi wartawan.

Meski demikian, dia mengaku, siap untuk mengamankan acara konvoi tersebut. Namun dia belum bisa menentukan jumlah personel pengawalan, serta pengamanan kegiatan parade kemenangan Persija.

Diketahui, Persija bakal melakoni babak 64 besar laga lanjutan Piala Indonesia 2018 di Gianyar, Bali, melawan Bogor FC.

Pertandingan dua tim wilayah barat itu dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (12/12/2018).

Atas hal itu, pihak Persija membatalkan rencana pawai kemenangan yang direncanakan digelar hari ini. Pertimbangannya yakni faktor stamina dan kondisi fisik para pemain dikhawatirkan menurun bila melaksanakan pawai berdempetan dengan jadwal pertandingan.

“Pesta juara Persija ditunda karena hari Rabu kami akan melawan Bogor FC di Bali di Piala Indonesia,” kata Gede Widiade, Minggu (9/12/2018).

Sebelumnya, Anies mengizinkan konvoi pemain Persija Jakarta bersama pendukung The Jakmania usai menjadi jura Liga 1 2018. Konvoi itu rencananya akan dilaksanakan Senin (10/12/2018) ini mulai dari patung panahan Senayan di Jalan Asia Afrika, menuju Balai Kota DKI Jakarta. Namun, batal.

Terkait dengan berita vandalisme usai kemenangan Persija, Anies meminta aksi vandalisme tersebut tidak langsung dihubungkan dengan The Jakmania. Menurutnya, Jakmania secara umum telah tertib mendukung Persija.

“Secara umum dengan puluhan ribu orang tadi malam, aman, tenang,” ujar Anies.

Kemudian dia pun berjanji tidak akan membiarkan pelaku yang melakukan aksi coret-coretan di badan Bus TransJakarta.

Sedangkan untuk pihak yang menceburkan diri di kolam Bundaran Hotel Indonesia, Anies menyatakan pihaknya akan menertibkan bila terulang kembali.

“Nanti ditertibkan, dijaga, kalau masih ada sampai sekarang, saya jemput,” ujarnya.

Sementara dari pihak Direktur Utama Transjakarta, Agung Wicaksono, mengatakan, akibat euforia tersebut, ada segelintir oknum yang merayakan seraya melakukan vandalisme ke fasilitas umum.

Satu di antaranya adalah menyasar bus TransJakarta yang melintas dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Blok M.

“Bus Transjakarta dengan no bus MYS-17078 dicoret oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan tulisan: JKT DAY,” ujarnya melalui pesan singkat yang diterima wartawan.

Atas ulah vandalisme tersebut, Agung mengaku menyesal. Menurut dia, kebahagiaan Persija menjadi juara sebaiknya tidak harus merusak fasilitas umum justru harus dijaga bersama.

“Transjakarta akan melaporkan ke pihak berwajib atas tindakan vandalisme tersebut. Keterangan saksi maupun rekaman kamera akan menjadi laporan agar pelaku diberikan sanksi tegas,” tegas Agung.

 

Lihat juga...