Antisipasi Narkoba, Pemkab Pesisir Selatan Edukasi Sejumlah Sekolah

Editor: Satmoko Budi Santoso

162

PESISIR SELATAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, memfokuskan kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba di tahun 2019 mendatang, pada 30 sekolah di daerah tersebut.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengatakan, mengingat ancaman narkoba semakin serius akhir-akhir ini, maka seluruh elemen masyarakat diimbau selalu meningkatkan kewaspadaan. Termasuk mendatangi sekolah-sekolah dalam hal sosialisasi kepada para siswa yang ada di daerah Pesisir Selatan.

“Narkoba akan mudah masuk ke sekolah-sekolah, kalau tidak adanya pengawasan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Karena jelas zat terlarang tersebut sangat berbahaya bagi kelangsungan kehidupan, baik secara fisik maupun psikis penggunanya,” katanya, Kamis (6/12/2018).

Menurutnya, seluruh elemen harus bersatu memberantas peredaran dan penggunaan narkoba. Apalagi di kalangan remaja yang dinilai rentan terhadap pengaruh narkoba.

“Usia remaja sangat rentan akan pengaruh narkoba, maka untuk mengantispasinya, mereka harus diberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba secara berkelanjutan, pendidikan agama serta memperkuat keimanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan di 30 sekolah itu, akan disebar di setiap kecamatan, ada 2 sekolah yang menjadi sasaran kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba tahun 2019. Sebut saja misalnya untuk SMPN 1 dan SMAN 1, dengan demikian, total sekolah yang akan diberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba itu sebanyak 30 sekolah dari 15 kecamatan yang ada.

Dikatakan, untuk mengantisipasi narkoba di daerah Pesisir Selatan, maka setiap individu memiliki tanggung jawab moral dalam mengawasi lingkungan agar tidak ada ruang bagi pengedar narkoba melakukan aksinya.

Ia menambahkan, pencegahan narkoba mesti dilakukan secara dini dan dimulai dari keluarga. Di sisi lain, Pemkab melalui tim pemberantasan narkoba terus melakukan sosialisasi tentang bahaya dan pencegahan narkoba ke sekolah-sekolah.

Sementara untuk di jenjang pendidikan ini, para guru memiliki peranan penting, supaya pengaruh tersebut tidak sampai ke anak-anak. Antisipasi bisa saja melalui edukasi di setiap jam pelajaran, maupun melalui kegiatan-kegiatan positif.

Ia menyatakan, seorang guru memiliki tanggungjawab mengawasi anak didik, agar tidak terjerumus ke dalam bahaya narkoba. Dalam hal ini, guru hendaknya terus mengawasi anak didik, serta memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba kepada anak didiknya setiap saat.

Karena, zat terlarang tersebut sangat berbahaya bagi kelangsungan kehidupan bagi generasi bangsa, baik secara fisik maupun psikis pengguna.

“Narkoba akan mudah masuk ke daerah ini kalau tidak ada pengawasan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Kalau di rumah orangtua harus bertanggungjawab, dan kalau di sekolah ialah guru,” tegasnya.

Menurutnya, usia remaja sangat rentan akan pengaruh narkoba, maka untuk mengantispasi, mereka harus diberi penyuluhan tentang bahaya narkoba secara berkelanjutan, pendidikan agama serta memperkuat keimanan.

Untuk itu sebagai antisipasi masuknya pengaruh narkoba di daerah tersebut, maka setiap individu memiliki tanggung jawab moral dalam mengawasi lingkungan, agar tidak ada ruang bagi pengedar narkoba melakukan aksi.

“Keberadaan dan peranan seorang guru itu tidak hanya sebatas di lingkungan sekolah saja. Luar dari lingkungan sekolah, seorang guru adalah tetap seorang guru. Tidak hanya guru bagi anak didik, tapi juga guru bagi anak-anak di rumah. Saya berharap betul, jika ada kegiatan yang mencurigakan dari anak didik, harap segera ditegur. Apabila sudah melakukan tindakan yang salah, lapor ke pihak kepolisian,” ungkapnya.

Di sisi lain, Pemkab melalui tim pemberantasan narkoba terus melakukan sosialisasi tentang bahaya dan pencegahan narkoba ke sekolah-sekolah dan elemen masyarakat lainnya.

“Peran orang tua dalam hal ini juga sangat penting. Sebab, penyalahgunaan narkoba semakin memprihatinkan. Oleh karena itu, sudah seharusnya mendapat pengawasan semua elemen masyarakat dan aparat penegak hukum,” harapnya.

Baca Juga
Lihat juga...