Apresiasi Lembaga Penyiaran, KPID Sumbar Bagi-bagi Award

Editor: Mahadeva WS

PADANG – Dipenghujung 2018, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat (Sumbar), memberikan penghargaan kepada sejumlah insan dan lembaga penyiaran yang ada di daerah tersebut. Apresiasi tersebut, sebagai bagian dari kinerja KPID Sumbar, dalam melakukan tugas pengawasan.

Dari pengasawasan yang dilakukan, selain ada temuan penyimpangan, tentunya juga didapatkan lembaga penyiaran yang dinilai layak diapreasiasi. Wakil Ketua KPID Sumbar, Yumi Ariati, mengatakan, penghargaan menjadi bagian dari cara KPID Sumbar, memotivasi lembaga penyiaran yang ada di daerahnya. Khususnya, media televisi dan radio, untuk terus berinovasi agar bisa menanyangkan informasi yang baik dan mendidik.

Apresiasi diberikan KPID dengan menggelar KPID Sumbar Award 2018, yang dibungkus tema Kemilau Penyiaran Untuk Negeri. “Anugerah ini adalah upaya KPID, memberikan dukungan pada lembaga penyiaran, untuk terus berinovasi memberikan tayangan berkualitas dan mendidik,” tandas Yumi, Jumat (21/12/2018).

Menurut Yumi, sudah selayaknya, setiap lembaga penyairan di Sumbar meraih prestasi melalui KPID Sumbar Award 2018. Keberadaan lembaga penyiaran 24 radio dan 14 televisi di Sumbar, berdampak luas bagi masyarakat, terutama dalam menyebarkan informasi. “Di periode kepengurusan KPID ini, kegiatan KPID Sumbar Award baru pertama kali digelar. Ke depan direncanakan pengharagaan ini akan terus ada setiap tahun,” harapnya.

Ketua Panitia KPID Sumbar Award 2018, Melani Friati, menjelaskan, ada 14 katagori penerima penghargaan. Masing-masing, lima kategori radio, lima untuk televisi. Kemudian dua untuk tokoh penyiaran, satu untuk kepala daerah, dan satu stasiun terbaik. “Ada kategori berita, feature, talk show maupun program anak. Kriteria penilaiannya menitikberatkan unsur pendidikan dan kualitas penyiaran,” kata Melani.

Mengenai katagori kepala daerah, KPID Sumbar melakukan penilaian, sesuai indikator yang telah ditetapkan. Diantaranya, melalui program kerja penyiaran, yang dicek melalui Kominfo dan lembaga lainnya.

Lihat juga...