APTISI-ICMI Bekasi Bersinergi Ciptakan SDM Berkualitas

Editor: Koko Triarko

Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Marhaban Sigalingging -Foto: M Amin

BEKASI – Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (APTISI) Bekasi Raya, bersinergi dengan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kota Bekasi, untuk menciptakan sumberdaya manusia (SDM) berkualitas di era revolusi industri 4.0. 

Melalui MoU antara APTISI dan ICMI, bersinergi untuk menciptakan SDM berintergritas, untuk mengangkat harkat martabat Kota Bekasi ke depan. ICMI memiliki peran untuk mencerdaskan anak bangsa.

“SDM di Kota Bekasi, besa. Begitu pun kampus, cukup banyak. Tapi belum memaksimalkan alumni untuk berkarya, menciptakan ahli dalam menghadapi revolusi undstri,” kata Marhaban Sigalingging, Ketua ICMI Orda Kota Bekasi, Kamis (13/12/2019).

Dikatakan, APTISI diibaratkan sebagai induknya  kampus, seperti pabrik yang menghasilkan produk, tetapi harus dilabeling, improvisasi dan harus di-upgrade agar laku dijual. Dan, ini melalui kerja sama antara APTISI dan ICMI.

“Sebagai cendekia yang berpengalaman dari para ahli yang sudah lepas dari kampus, ICMI ingin berkontribusi agar mahasiswa mau berkarya dengan teknologi 4.0,” tandas Marhaban.

Menurutnya, saat ini memasuki era digital melalui sistem E- seperti E-Commers, E-Banking, ICMI akan mendorong dengan memberikan ide opini melalui seminar dan lainnya.

Ketua DPP Asosiasi Dosen Indonesia (ADI), Wawan Hermawansyah, menambahkan, di Kota Bekasi ada 53 perguruan tinggi swasta. Jumlah itu belum termasuk perguruan tinggi dari Jakarta yang ada di Bekasi.

Artinya, lanjut dia, dengan jumlah kampus begitu besar, harus banyak menghasilkan cendikiawan yang siap pakai. Menurutnya, MoU antara APTISI dengan ICMI, ada irisan visi-misi yang sama mencerdaskan anak bangsa.

“ICMI dengan cendikiwan dan perguruan tinggi, menghasilkan SDM berkatakter untuk didorong ke pemerintah. Bekasi ini banyak profesor, tinggal bagaimana memaksimalkan”, tandas Hermawan.

Menurutnya, Bekasi tidak memiliki sumberdaya alam (SDA), maka harus membangun sumberdaya manusia. Di Kota Patriot, cocok menggaungkan revolusi industri, dan ini belum terlaksana karena masih jalan sendiri-sendiri.

Lihat juga...