Arab Saudi Tolak Resolusi Senat AS soal Khashoggi

JAKARTA — Kerajaan Arab Saudi menolak resolusi yang dikeluarkan Senat Amerika Serikat (AS) tentang skandal kematian wartawan Jamal Khashoggi dan dukungan AS dalam perang Yaman.

Pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, yang dikeluarkan Senin (17/12), menjelaskan bahwa Kerajaan Saudi menentang posisi Senat AS yang didasarkan pada klaim dan tuduhan yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya.

Kemlu Saudi menyatakan menolak segala bentuk campur tangan terhadap urusan internal Kerajaan dan upaya yang mengancam kedaulatan negara.

Saudi menegaskan bahwa sikap Senat Amerika Serikat tidak akan memengaruhi peran Kerajaan di kawasan dan internasional.

Kerajaan Saudi menyatakan akan terus memenuhi perannya di Dunia Arab dan Muslim, karena ia memiliki tempat khusus bagi umat Islam di seluruh dunia.

Saudi menganggap pihaknya berperan dalam menjaga stabilitas di Timur Tengah dan dunia. Peran tersebut menjadi landasan untuk mencapai perdamaian dan keamanan secara regional dan global.

Kerajaan, menurut pernyataan, juga memiliki peranan penting dalam mendukung stabilitas pasar energi internasional dengan menjaga keseimbangan produksi.

Selain itu, Kerajaan Saudi dikatakan berkontribusi dalam memerangi ideologi terorisme hingga organisasi teroris seperti ISIS maupun Al Qaida lenyap.

Kontribusi tersebut, menurut Kemlu, termasuk dalam pembentukan Koalisi Negara Muslim dan partisipasi aktif dalam Koalisi Global yang dipimpin AS untuk mengalahkan ISIS. Pada saat yang sama, Saudi melanjutkan upayanya untuk mencapai solusi politik di Yaman demi perdamaian di negara tersebut.

Kemlu menekankah bahwa bantuan kemanusiaan untuk Yaman menjadi prioritas bagi Kerajaan Saudi. Kerajaan Saudi bekerja sama dengan organisasi dan badan internasional untuk memberikan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Selain itu, Saudi menyatakan berkomitmen untuk terus mempererat hubungan dengan Amerika Serikat di segala bidang.

Sebelumnya, Senat Amerika Serikat mengeluarkan resolusi yang menyatakan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman bertanggung jawab atas pembunuhan Jamal Khashoggi.

Resolusi tersebut meminta pertanggung jawaban atas semua orang yang terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. Resolusi juga menyerukan agar AS menghentikan dukungan terhadap Saudi dalam perang Yaman. (Ant)

Lihat juga...