Atasi Longsor Sitinjau Sumbar Kerahkan Alat Berat

Ilustrasi - Longsor - Dok CDN

PADANG — Sebanyak dua alat berat masing-masing milik PT Semen Padang dan PU Sumbar dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menimbun dan memutus jalan lintas Sumatera Padang-Jambi di Sitinjau Laut sejak pukul 2.30 WIB.

“Dua alat berat sudah bekerja sekarang. Diharapkan 1-2 jam lagi akses jalan kembali bisa dibuka,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sumbar E Rahman di Padang, Rabu.

Selain alat berat, personel BPBD Sumbar dan Padang juga telah turun ke lapangan sejak pagi untuk membantu pembersihan material longsor.

Akses jalan itu tidak hanya menghubungkan Padang-Jambi, tetapi juga Padang-Pekanbaru, Riau yang juga terputus akibat jembatan ambruk dua hari sebelumnya.

Masyarakat dari Pekanbaru-Padang dan sebaliknya lebih memilih jalan lewat Sitinjau Laut karena dinilai lebih aman dibanding jalan alternatif lain seperti Sicincin-Malalak atau Kelok 44 – Pariaman – Padang.

Jalur lewat Sitinjau itu juga lebih direkomendasikan oleh Dinas Perhubungan Sumbar.

Sekretaris Dinas Perhubungan Sumbar, Dedy Diantolani menyebut jalan alternatif itu lebih aman dan relatif cepat, tidak terlalu banyak memakan waktu.

Namun curah hujan yang tinggi dua hari terakhir menyebabkan longsor di Sitinjau Laut sehingga ratusan kendaraan terjebak.

Sebelumnya akses jalan lintas Sumatera Padang-Pekanbaru juga lumpuh karena jembatan ambruk di Kayu Tanam, Padang Pariaman.

Perbaikannya, berupa pemasangan jembatan panel diperkirakan membutuhkan waktu lima hari, itupun baru bersifat darurat.

BPBD Sumbar mengingatkan masyarakat provinsi itu untuk tetap waspada bahaya longsor dan banjir karena curah hujan hingga 10 hari ke depan diperkirakan masih tinggi. [Ant]

Lihat juga...