Bandara Soekarno-Hatta Kembali Menjadi yang Terbaik

176
Ilustrasi suasana bandara - Foto: Dok. CDN

TANGERANG – Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kembali meraih penghargaan Best Airport of The Year, dalam ajang Bandara Awards 2018. Terminal 3 Bandara Soeta, meraih juara pertama, dalam ajang yang digelar Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bekerja sama dengan Majalah Bandara.

Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang, menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan prestasi yang berhasil dicapai Bandara Internasional Soekarno-Hatta di 2018. Terminal 3 berhasil mengungguli bandara lain, melalui survey yang dilaksanakan atas 105 bandara mulai dari Sabang sampai Merauke sejak April hingga Oktober 2018. “Ini adalah capaian dari hasil kerjasama semua pihak dan untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang dan semuanya,” ujarnya.

Sebelumnya, Bandara Internasional Soekarno-Hatta dinobatkan oleh OAG Megahubs International Index 2018, sebagai bandara Megahub, dengan indeks konektivitas internasional terbaik ke-10. Penilaian tersebut diberikan kepada 50 bandara Internasional terbaik di dunia. “Kami sadar dan bersyukur kinerja kami sangat diperhatikan oleh pengguna jasa. Setiap award yang kami terima menjadikan kami untuk terus memacu perbaikan layanan kami, untuk terus lebih dan lebih baik lagi, dari pencapaian yang ada saat ini,” tutur Febri.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, menyampaikan, penganugerahan Bandara Awards 2018 digelar, untuk memberikan reward agar pengelola bersaing secara sehat. Harapannya, pengelola mengutamakan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jasa, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan dan keamanan.

“Kami sebagai regulator, terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelola bandara yang ada di seluruh Indonesia. Hal itu bertujuan untuk selalu menjaga dan meningkatkan pelayanan bagi pengguna jasa penerbangan. Untuk itu peran serta masyarakat dan media dibutuhkan untuk memberikan tanggapan dan saran. Sehingga kedepannya dapat menjadi perbaikan atas semua aspek pelayanan dan operasional Bandara,” tutur Budi Karya Sumadi.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti, menyatakan, para pemenang dalam kompetisi diharapkan untuk tidak berpuas diri dengan capaian di kompetisi kali ini. “Kami harapkan tidak berpuas sampai di sini, harus terus bersaing dan meningkatkan kualitas layanan, dan mengelola bandara dengan lebih baik lagi,” terangnya.

Chairman Bandara Indonesia Group, Erwin Nurdin, mengemukakan, Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta menyisihkan 105 bandara lain, yang disurvei melalui kuisioner para penumpang. “Survei tahun ini mulai April hingga Oktober 2018, dilakukan melalui pengisian kuesioner oleh penumpang pesawat di 105 bandara,” kata Erwin.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang kredibel dalam bidang layanan ke bandar udaraan. Yang terlibat diantaranya adalah Herry Bakti S Gumay, Sapta Nirwandar, Tengku Burhanuddin, Dudi Sudibyo, Ninok Laksono, Otong Rukmana, Esthy Reko Astuty, Olivia Zalianty dan Polana B. Pramesti. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...