Banyak yang Mangkrak, Jembrana Hentikan Pemberian Bantuan Kapal Fiber

183
Ilustrasi nelayan - Dok: CDN

NEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana, Bali, menghentikan sementara, bantuan sampan berbahan fiber, bagi nelayan. Penghentian dilakukan, karena banyak bantuah kapal fiber yang tidak dimanfaatkan para penerimanya. 

“Saat monitoring ke lapangan bersama tim Kementerian Kelautan dan Perikanan, kami banyak menemukan bantuan sampan fiber tidak dimanfaatkan nelayan dengan berbagai alasan,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jembrana, I Made Dwi Maharimbawa, Senin (3/12/2018).

Karena kondisi tidak dimanfaatkan tersebutlah, untuk sementara, pihaknya tidak berani mengajukan permohonan bantuan sejenis ke pemerintah pusat. Dikhawatirkan hal itu, akan menjadi temuan yang dinilai bersifat pelanggaran. Kelompok nelayan penerima bantuan sampan fiber lengkap dengan mesinnya, seharusnya memanfaatkan bantuan yang diterima untuk melaut. Bukan malah membiarkan sampan tersebut berada di darat dan tidak dimanfaatkan.

“Bahkan ada sampan bantuan yang sudah satu tahun lebih tidak digunakan, ironisnya sampan itu ditaruh di pinggir jalan utama desa, sehingga kelompok nelayan lain yang belum mendapatkan bantuan sampan bertanya kenapa alat tangkap itu tidak digunakan?,” tandasnya.

Saat melakukan monitoring bersama tim dari pusat, Dinas Kelautan dan Perikaran Jembrana, mengaku sangat merasa malu, setelah melihat bantuan pemerintah itu terkesan tidak dihargai oknum kelompok nelayan. Terkait alasan, belum memiliki biaya operasional untuk melaut, hal itu tidak tepat. Tujuan pemerintah memberikan bantuan kepada nelayan dalam bentuk kelompok, agar mereka bisa bersama-sama mengumpulkan modal untuk melaut.

“Dengan pertimbangan itu, kami saat ini tidak berani mengajukan bantuan sampan fiber untuk kelompok nelayan. Kami evaluasi dahulu, termasuk membina kelompok nelayan agar bantuan yang diberikan segera dimanfaatkan,” katanya.

Sebelumnya, kepada kelompok nelayan, pemerintah memberi bantuan dua unit sampan fiber lengkap dengan mesin. Harapannya, bantuan tersebut oleh kelompok nelayan dimemanfaatkan. Sehingga usaha nelayan mencari ikan di laut bisa berjalan dengan baik. Dengan kondisi tersebut, di 2019, pemerintah hanya memberikan bantuan alat tangkap seperti jaring, pancing, yang juga diberikan kepada nelayan dengan sistem berkelompok. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...