Banyumas Gelar Even Panahan Internasional

Editor: Mahadeva

PURWOKERTO – Banyumas menggelar, Banyumas International Achery Open Competition 2018. Event internasional tersebut, diprakarsai oleh Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Banyumas, dan digelar di Sekolah Polisi Negara (SPN) Purwokerto, 26 hingga 31 Desember 2018.

Sekjen PERPANI Pusat, Mohamad Rizal Barnadi, mengatakan, selama ini, PERPANI Banyumas sering menjuarai panahan. Tercatat PERPANI Banyumas, memiliki banyak atet-atlet panah yang potensial. ʺIni permulaan yang baik, sebuah kota menggelar turnamen internasional. Kalau jumlah peserta dari luar negeri masih sedikit, hal tersebut karena terkendala minimnya promosi saja,ʺ kata Rizal, usai pembukaan, Rabu (26/12/2018).

Menurutnya, untuk Cabang Olah Raga (Cabor) panahan, di daerah masih sering terkendala tidak adanya tempat latihan. Termasuk keterbatasan pelatih. Khusus mengenai keterbatasan tempat, bisa diatasi dengan koordinasi dan kerjasama. Misalnya dengan kepolisian, untuk memanfaatkan Markas Komando (mako) sebagai tempat latihan.

ʺKalau untuk kendala pelatih, kita akan adakan pelatihan-pelatihan untuk pelatih, supaya merata se-Indonesia. Untuk Banyumas ini, luar biasa, kerjasama dengan berbagai pihak, antara lain SPN sangat bagus, dan diberi tempat untuk berlatih,ʺ terangnya.

Ketua Umum PERPANI Banyumas, Agus Nur Hadie, mengatakan, kompetisi kali ini diikuti 177 atlet, dua diantara berasal dari Jerman. Atlet dari Malaysia, ada yang menyatakan akan hadir, namun batal karena sesuatu hal. ʺIni event pertandingan internasional pertama di Banyumas dan Jateng, pesertanya merata dari Sabang sampai Merauke, dari Aceh juga hadir. Dan dari Jerman ada dua atlet, saat ini masih dalam perjalanan,ʺ tuturnya.

Di kejuaraan tersebut, ada empat ronde yang dipertandingkan, compound, recuve, tradisional dan nasional. Untuk PERPANI Banyumas, mentargetkan bisa menjadi juara umum dalam ronde nasional. Di ronde nasional, Banyumas memiliki banyak atlet berprestasi. Sementara untuk ronde lainnya, masih terkendala kurang peralatan untuk latihan. ʺKita terjunkan 11 atlet, lima diantara merupakan atlet ronde nasional, karena ronde ini andalan kita. Target kita juga juara umum di ronde nasional,ʺ jelasnya.

Kepala SPN Purwokerto, Kombes Juwito Purnomo, yang hadir pembukaan mengatakan, pihaknya mempersilahkan PERPANI untuk menggunakan lapangan di SPN, baik untuk latihan atau menggelar pertandingan. Untuk latihan rutin, biasanya dilakukan di lapangan tembak. Sementara untuk menggelar pertandingan, tersedia lapangan bola.

ʺSelama ini, para atlet panahan Banyumas berlatih di lapangan umum, dan mereka selalu mengalah, jika lapangan tersebut dipergunakan masyarakat untuk bermain sepak bola. Karena itu, kita persilahkan untuk menggunakan lapangan di SPN dan hal ini sudah berlangsung sejak empat bulan lalu. Para atlet jadi lebih fokus untuk latihan, semoga bisa meningkatkan prestasi PERPANI Banyumas,ʺ pungkas Komber Juwito.

Lihat juga...