Barongan Caplok Meriahkan Pekan Desember di TMII

Editor: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Pertunjukan Barongan Caplok grup Among Rogo menghiasi panggung Candi Bentar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada Minggu (23/12/2018).

Acara diawali dengan tari-tarian jaranan. Yang dirangkai dengan tari topeng jingkrak dan tari jaranan yang penarinya usia dewasa dan anak. Tarian ini dalam rangka memeriahkan Pekan Desember, Natal dan Tahun Baru 2019 di TMII.

Atraksi seni tradisi khas Kediri, Jawa Timur ini, sukses memukau penonton. Terlihat penonton begitu antusias mengabadikan momen seni tradisi ini ke telepon selulernya. Ada juga yang ketakutan manakala penari itu beratraksi meniupkan api dari mulut. Juga saat penari itu memakan pecahan kaca atau beling.

“Serem tapi unik tariannya, saya suka. Saya jadi tahu Indonesia itu kaya budaya tradisi,” kata Indah, warga Lampung kepada Cendana News, ditemui di sela-sela pertunjukan, Minggu (23/12/2018).

Adapun Sarmandjo yang mengajak keluarganya berwisata ke TMII mengaku menjadi rindu kampung halamannya di Kediri. Tapi terkendala biaya jika harus pulang kampung.

“Saya ajak anak-anak wisata ke TMII saja. Alhamdulillah ada pertunjukan Barongan Caplok sangat menghibur, dan kangen saya untuk mudik terobati,” kata Sarmandjo kepada Cendana News.

Ketua Among Rogo, Caran mengatakan, tari Barongan Caplok merupakan bagian dari tarian khas Kediri, yakni jaranan. Menurutnya, kesenian jaranan ini menjadi tontonan khas dalam perayaan kegiatan masyarakat.

“Tari barongan caplok ini bagian kesenian jaranan khas Kediri. Ini tari tradisi rakyat, dan kami akan terus melestarikan seni budaya asli Kediri ini,” ujar Caran kepada Cendana News.

Ketua Among Rogo, Caran. Foto: Sri Sugiarti

Dia menjelaskan, tari barong atau caplokan yang merupakan bagian dari kesenian jaranan khas Kediri menggambarkan mitos sandingkala. Mitos ini bermakna, saat lepas Maghrib diharapkan orang masuk rumah. Sebab lepas Maghrib, ada kepercayaan sebagai saat penuh mara bahaya.

Lihat juga...