Bawaslu-Satpol PP Pamekasan Tertibkan APK di Titik Terlarang

Ilustrasi - Dok CDN

PAMEKASAN — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan, Jawa Timur, menertibkan alat peraga kampanye yang dipasang di sejumlah titik terlarang di wilayah itu.

“Penertiban dilakukan bekerja sama Satpol-PP Pemkab Pamekasan dan serentak dilakukan di semua kecamatan di Kabupaten Pamekasan,” kata Komisioner Bawaslu Pamekasan, Sukma Umbara Tirta Firdaus, di Pamekasan, Kamis pagi (13/12/2018).

Ia menjelaskan, penertiban dilakukan serentak pada Rabu (12/12) dan di Kota Pamekasan ada beberapa titik yang ditetapkan sebagai zona terlarang untuk pemasangan alat peraga kampanye.

Masing-masing di Jalan Jokotole, Jalan Talang Siring, yakni mulai pertigaan Asem Manis sampai dengan pertigaan Jalan Raya Tambung dan di sepanjang Jalan Bonorogo, Pamekasan.

“Ini untuk wilayah timur, Kota Pamekasan,” kata Sukma.

Untuk sebelah barat, zona terlarang pemasangan alat peraga kampanye, meliputi, Jalan Kabupaten, Jalan Amin Djakfar, Jalan Mandilaras, Jalan Pintu Gerbang, Jalan Dirgahayu dan Jalan Raya Nyalabu.

Untuk wilayah utara, zona terlarang pemasangan alat peraga kampanye meliputi, Jalan KH Agussalim, Jalan Stadion, Jalan Kesehatan, Jalan Sersan Mesrul, Jalan Ronggosukowati dan Jalan Nyalaran.

Sedangkan untuk sebelah selatan, zona terlarang pemasangan alat peraga kampanye meliputi, Jalan Trunojoyo, Jalan Niaga, Jalan Seruni, Jalan Purba, Jalan R Abdul Azis dan Jalan Segara, Pamekasan.

“Jadi penertiban alat peraga kampanye yang kami lakukan adalah mengacu kepada ketentuan zona terlarang ini,” ujar Sukma.

Ketentuan zona terlarang ini, mengacu kepada Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan tentang petunjuk teknis penempatan alat peraga kampanye dan penyebaran bahan kampanye pemilu 2019. [Ant]

Lihat juga...