Baznas Luncurkan Buku Kisah Sukses Pasca-tsunami Aceh

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan buku success story program pasca-tsunami di Tanah Rencong dalam rangka memperingati bencana tsunami Aceh 2004 silam.

Ketua Baznas, Bambang Sudibyo, mengatakan buku ini merupakan inspirasi bagi perjuangan bangsa supaya tetap tabah dalam menghadapi ujian bencana alam.

“Tahun 2018 menjadi akhir program beasiswa Selamatkan Tunas Bangsa. Para penerima manfaat sudah mendapatkan pekerjaan dan membangun kesuksesan karier dan keluarga yang bahagia. Semoga buku ini bisa menjadi inspirasi bagi perjuangan bangsa agar tetap tabah saat menghadapi ujian bencana demi bencana,” kata Bambang di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Rabu (26/12/2018).

Sementara Komisioner Baznas, Emmy Hamidiyah, yang juga pengelola program STB menjelaskan, pasca-tsunami Aceh, melalui program Selamatkan Tunas Bangsa bersinergi dengan BUMN Peduli yang melakukan pembinaan kepada adik-adik penyintas tsunami Aceh.

“Para penerima manfaat usia sekolah dasar mendapatkan pendidikan. Dari 300 anak, sekitar 100 lebih anak berhasil menyelesaikan pendidikan tingginya dan telah berkarya di berbagai lembaga,” ucap Emmy di lokasi yang sama.

Menurut Emmy, kegiatan ini bertujuan memberikan motivasi pada anak-anak bangsa agar tetap optimistis dan terus berjuang pascabencana.

“Kemudian mensosialisasikan program Selamatkan Tunas Bangsa yang telah berlangsung selama 14 tahun sebagai salah satu referensi program penanggulangan pascabencana,” katanya.

Sedangkan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Fuad Nasar, mewakilkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, menyampaikan apresiasi penerbitan buku tersebut.

“Ini merupakan catatan sejarah yang menjadi pelajaran amat berharga bagi bangsa,” ucap dia.

Diketahui acara tersebut dihadiri Ketua Baznas, Achmad Subianto salah satu penggagas dan motor penggalang dana BUMN Peduli dan masyarakat untuk program beasiswa Selamatkan Tunas Bangsa, pengelola STB yang juga Komisioner Baznas, Emmy Hamidiyah, beberapa penggagas STB seperti mantan Menneg BUMN Sugiharto, anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Aries Mufti, Mahfuzah, Juliansyah, dan penerima manfaat program Muhammad. Mereka tampil sebagai narasumber dan moderator.

Lihat juga...