Bekasi Dorong Swasta Gunakan Batik

Editor: Mahadeva WS

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto - Foto M Amin

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat terus berupaya mendorong pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM) di daerahnya. Salah satu cara yang dilakukan, dengan menggiatkan penggunaan batik kepada masyarakat.

Kebijakan tersebut, juga menyasar ke perusahaan swasta, BUMN dan BUMD. “Saat ini sedang digiatkan penggunaan batik. Kebijakannya melangkah ke perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang ada di Kota Bekasi,” ungkap Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Rabu (19/12/2018).

Tri menyebut, penggunaan batik khas Kota Bekasi dihari tertentu, tidak lagi hanya oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kalangan sekolah. Pihak swasta juga sudah didorong untuk menggunakan batik khas Bekasi. Pemkot sudah meminta organisasi batik yang ada di Kota Patriot, untuk mensosialisasikan ke pihak swasta mengenai keberadaan batik khas Bekasi. “Setidaknya sampai sekarang sudah 40 persen pihak swasta yang menggunakan batik khas Bekasi. Dan ini akan terus digenjot,” tukasnya.

Selain memaksimalkan penggunaan batik ke pihak swasta. Pemkot juga memaksimalkan upaya produksi batik, dengan memberi pelatihan membatik ke 80 warga Kota Bekasi. Pemkot juga akan menggandeng tim kreatif center di Margahayu, untuk membuat konsep wilayah wisata nongkrong.”Saat ini sedang membuat konsep kawasan mana saja, yang bisa dijadikan tempat kuliner baru,” pungkasnya.

Lihat juga...