Berkas Perkara OTT Pungli Dispenduk Capil Dilimpahkan ke Kejari Jember

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

184
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat tiba di Kantor Kejaksaan Negeri Jember untuk melimpahkan berkas kasus OTT Dispendukcapil Jember. Foto: Kusbandono

JEMBER — Polres Jember melimpahkan berkas perkara operasi tangkap tangan (OTT) pungli di Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) ke Kejaksaan Negeri, Senin (3/12/2018). Berkas perkara tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres AKBP Kusworo Wibowo kepada Kajari Ponco Hartanto.

Kepada Cendana News, Kusworo menyampaikan, pihaknya sudah merampungkan pemeriksaan terhadap dua tersangka yakni Kadispenduk Jember SW dan AK selaku koordinator para calo.

Dari hasil penyidikan kepada kedua tersangka, pihaknya mengamankan uang yang diduga hasil pungli senilai Rp10.000.000 yang disita saat OTT. Selain itu, pihaknya juga menyita 4 rekening milik tersangka SW dengan total uang senilai Rp200.000.000.

“Kita juga menyita kendaraan (satu unit mobil) milik AK yang uang cicilannya diambilkan dari hasil pungli. Selain itu, kita juga menyita 2 rekening milik AK dengan total uang senilai RP50.000.000,” terangnya.

Lebih jauh Kusworo menyampaikan, sejauh ini pihaknya masih belum menetapkan tersangka baru dalam kasus OTT pungli Dispenduk.

“Pelaku lain masih belum ada. Proses penyidikan di kepolisian masih belum ada dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan saksi lain sebagai tersangka,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan tersangka SW, dana hasil pungli tersebut mengalir ke sejumlah pihak. Namun, ketika penyidik memeriksa nama-nama yang disebutkan, mereka membantah menerima aliran dana tersebut. “Sejauh ini baru dari keterangan tersangka SW saja, tanpa ada saksi-saksi lain yang menguatkan keterangannya,” paparnya.

Kendati demikian, Kusworo menyampaikan, pengembangan kasus tersebut masih bisa dilakukan tergantung pada penilaian majelis hakim saat proses peradilan nanti.

“Perkembangan Majelis Hakim di persidangan, tergantung pada keterangan saksi-saksi di pengadilan,” imbuhnya.

Kajari Jember, Ponco Hartanto menyampaikan, pihaknya akan melakukan penelitian selama 14 hari ke depan untuk melihat apakah berkas tersebut sudah memenuhi syarat formil atau tidak untuk dilanjutkan ke persidangan.

“Kalau ternyata nanti masih belum terpenuhinya salah satu syarat baik formil maupun materiil, akan kita beri petunjuk kepada penyidik untuk diperbaiki,” katanya.

Ponco menegaskan, kasus OTT pungli Dispenduk Jember ini menjadi atensi khusus.

“Sesuai dengan instruksi presiden, salah satu sasaran yang harus ditelusuri atau dicari oleh penegak hukum, ya salah satunya ialah pelayanan yang berhubungan dengan masyarakat,” tegasnya.

Ponco menambahkan, untuk pengembangan kasus OTT pungli Dispenduk ini besar kemungkinan adanya tersangka baru. Sebab, dalam praktek pungli biasanya tidak hanya dilakukan satu dua orang saja, melainkan juga melibatkan banyak pihak.

“Nanti kita lihat dulu isi berkas hasil penyidikan itu nanti bisa kita lihat, mana yang bisa dikembangkan untuk ditemukan tersangka lain. Karena biasanya kasus OTT yang berkaitan dengan pungli, yang bersangkutan tersangka tidak bermain sendiri. Itu kita bisa lihat di berkas,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...