BI Ajak Genbi Tanami Lahan Eks Tambang di Kalbar

155
Ilustrasi penghijauan dengan penanaman pohon /Foto: Dokumentasi CDN.

LANDAK – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Barat (Kalbar), mengajak Generasi Baru Indonesia (GenBI), menanam 1.000 pohon. Penghijauan dilakukan di lahan eks tambang emas, yang berada di Desa Mandor, Kabupaten Landak.

“Kegiatan menanam pohon ini, program sosial BI, dedikasi untuk negeri, Indonesia bersih. Ini kegiatan tahunan BI, dan kali ini kita memilih Landak sebagai lokasi pelaksanaan program,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Kalbar, Prijono, Sabtu (8/12/2018).

Program tersebut, bertujuan membantu mengembalikan fungsi lahan sebagaimana mestinya. Mengembalikan fungsi lahansebelum menjadi area tambang. “Kegiatan ini, untuk menjaga lingkungan hidup, agar alam di sekitar masyarakat hijau dan memberikan dampak yang baik bagi mahluk hidup,” tambahnya.

Kegiatan diberi nama, Gerakan Restorasi Lahan Tambang Kalimantan (Gregetan). Diharapakan, kegiatan tersebut, bisa memberi nilai tambah, bagi masyarakat setempat, terutama kesejahteraanya. Pohon yang ditanam, selain pohon hutan, juga ada pohon buah-buahan. “Sehingga dengan buah tersebut jika berhasil bisa memberikan nilai ekonomi bagi masyakat. Area yang sebelumnya gersang, jika tidak ada aral melintang, tanaman tumbuh baik, bisa menjadi satu pusat destinasi wisata baru untuk melengkapi obyek wisata yang ada,” tambahnya.

Untuk penaman pohon, dilakakuan secara bertahap. Kemudian diikuti proses perawatan, agar tanaman dapat tumbuh sebagaimana mestinya. “Apa yang dilakukan BI ini, diharapkan dapat didukung dan dimiliki masyarakat. Mari kita menjaga lingkungan ini untuk kehidupan kita lebih baik,” katanya.

Staf Ahli Bupati Landak, Bidang Kemasyarakatan, Ocin, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Landak, menyambut baik program Gregetan tersebut. Kegiatan tersebut, dinilai dapat mengembalikan kondisi lahan sebagaimana mestinya. “Pemerintah daerah sudah berupaya untuk memperbaikan lingkungan. Hal ini juga tentu membantu area eks tambang emas ini,” tandasnya.

Diharapkan, kegiatan tersebut bukan hanya sebatas seremonial. Harus diikuti upaya memelihara. “Mari kita munculkan marwah positif, bersihkan diri, bersih lingkungan dan bertindak bersih sehingga area ini kembali normal,” tandasnya.

Kepala Desa Mandor, Robertus Harianto, mengatakan, kegiatan BI yang melibatkan GenBI, bernilai cukup positif bagi daerahnya. “Program ini sangat baik bagi lingkungan kami, ke depan akan bermanfaat bagi ekonomi sekitar. Kita dari desa berterima kasih, dan siap mendukung program BI,” tandasnya.

Dalam kegiatan Gregetan tersebut, puluhan anak GenBI dan masyarakat sekitar, serta pemerintah daerah dan desa, berpartisipasi menaman pohon yang disediakan BI. Pohon yang ditanam adalah sirsak, lengkeng, jengkol, sengon, trambesi. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...