BI: Pertumbuhan Ekonomi Bali, Meningkat

Editor: Koko Triarko

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Causa Iman Karana. -Foto: Sultan Anshori

DENPASAR – Perkembangan ekonomi Bali berada dalam kondisi meningkat. Kinerja ekonomi Bali sampai dengan triwulan III tahun 2018, tumbuh sebesar 5,99 persen, lebih tinggi dibanding 2017, sebesar 5,59 persen (yoy).

“Peningkatan kinerja ekonomi Bali pada triwulan III 2018, mendorong stabilnya share ekonomi Bali terhadap nasional, sebesar 1,57 persen. Akselerasi kinerja ekonomi Bali ini didorong oleh peningkatan kinerja investasi, konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Causa Iman Karana, dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Kamis (13/12/2018) siang.

Pria yang akrab disapa Pak Cik ini juga menyampaikan, kondisi ketenagakerjaan di Bali yang menunjukkan perbaikan, tercermin oleh meningkatnya komposisi tenaga kerja formal dibanding informal. Namun, perekonomian Provinsi Bali ke depan masih menghadapi berbagai tantangan.

Berdasarkan perkembangan industri pariwisata terakhir, besarnya ketergantungan terhadap kedatangan wisatawan ke Bali melalui jalur udara, menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Bali, serta berbagai tantangan lainnya.

Untuk itu, ke depan diusulkan untuk dapat difokuskan pada pengembangan strategi mix tourism. Yaitu target kuantitas wisman tetap diupayakan tercapai.

“Namun juga perlu didorong kedatangan wisman dengan pengeluaran yang tinggi, dan waktu kunjungan yang lebih lama (quality tourism),” kata pria asal Yogyakarta, ini.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), menyampaikan, berbagai kemajuan telah dicapai Bali pada 2018. Tercatat kinerja ekonomi Bali pada triwulan III 2018 lebih tinggi,  bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama, sebesar 5,17 persen (yoy).

Lihat juga...