BMKG: Gempa 4,0 SR Seram Tidak Berpotensi Tsunami

Ilustrasi - Pengamatan kegempaan. [CDN]

AMBON — Gempa tektonik berkekuatan 4,0 Skala Richter (SR) yang mengguncang Pulau Seram, kabupaten Maluku Tengah, Maluku pada Selasa (18/12/2018), pukul 09.01 WIT ternyata tidak berpotensi tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Sunardi membenarkan, gempa dengan episentris 3.14 LS dan 129.25 BT, tepatnya di darat posisi 42 KM Timur Laut Masohi, ibu kota kabupaten Maluku Tengah dengan kedalaman 10 km, tidak berpotensi tsunami.

Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan II -III MMI di Amahai, kabupaten Maluku Tengah.

Hal ini sesuai dengan informasi yang disampaikan warga bahwa di daerah tersebut guncangannya dirasakan banyak orang.

“Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun korban,” ujar Sunardi saat dikonfirmasi, Selasa (18/12/2018).

Dia mengemukakan, ditinjau dari kedalaman hiposenter, gempa bumi ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal yang mengakibatkan terjadi deformasi batuan sehingga memicu terjadinya gempabumi.

“Kami memantau belum ada gempa susulan, tetapi masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi BMKG serta arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan khusus bagi masyarakat pesisir agar tidak terprovokasi karena gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” tandas Sunardi.

Lihat juga...