BPBD: 103 Desa di Temanggung Rawan Longsor

Ilustrasi [CDN]

TEMANGGUNG — Sebanyak 103 desa/kelurahan di wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah rawan bencana longsor berdasarkan pemetaan dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi mengatakan dari 289 desa/kelurahan di daerah itu, sedikitnya terdapat 103 desa/kelurahan berpotensi longsor, terutama saat musim hujan.

Ia menuturkan sejumlah desa/kelurahan itu tersebar di seluruh kecamatan di Temanggung.

Ia menyebutkan wilayah kecamatan paling banyak desa/kelurahan rawan longsor, yakni Kaloran sebanyak sembilan desa/kelurahan, Kemudian Pringsurat dan Wonoboyo masing-masing delapan desa/kelurahan dan paling sedikit di Kecamatan Jumo terdapat satu desa.

“Untuk Kecamatan Gemawang memiliki tujuh desa dan Wonoboyo delapan desa, semuanya merupakan daerah rawan longsor,” katanya di Temanggung, Senin (10/12/2018).

Ia mengatakan sejumlah desa rawan longsor karena kondisi geografis berupa perbukitan.

Gito menuturkan guna mengantisipasi kejadian bencana BPBD Kabupaten Temanggung menyiapkan posko bencana di beberapa daerah rawan bencana pada musim hujan ini.

Lihat juga...