BPBD Bojonegoro Data Kerugian Banjir Tanaman Padi

BOJONEGORO  – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jawa Timur, masih menghitung dampak kerugian banjir bandang di sejumlah desa di Kecamatan Sumberrejo dan Kepohbaru, yang mengakibatkan tanaman padi terendam air.

“BPBD menurunkan tim untuk menghitung besarnya kerugian dalam kejadian banjir bandang, akibat meluapnya Kali Gendong,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Bojonegoro, Nadif Ulfia, di Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu.

Lokasi yang diterjang banjir bandang sejak sehari lalu, yaitu Desa Mejuwet, Karangdinoyo, Tologagung, Kecamatan Sumberrejo. Banjir menyebabkan 413 hektare tanaman padi dengan usia 40 hari terendam air.

Selain itu, banjir juga merendam jalan poros kecamatan sekitar 30 sentimeter, juga persawahan dan puluhan pemukiman warga.

“Banjir tidak masuk ke rumah pemukiman warga, hanya di sekitarnya saja,” ucapnya.

BPBD, lanjut dia, menerjunkan tim untuk melakukan pendataan kerugian dalam kejadian banjir bandang di sejumlah desa di Kecamatan Sumberrejo dan Kedungadem melalui koordinasi dengan pihak desa untuk menghitung dampak banjir bandang.

“Di Kecamatan Kepohbaru genangan banjir bandang tidak terlalu luas melanda areal persawahan,” katanya.

Lihat juga...