BPBD Gorontalo Utara Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi

GORONTALO  – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, mengimbau para nelayan di daerah itu mewaspadai gelombang tinggi yang melanda wilayah perairan tersebut.

“Jika angin kencang dan gelombang tinggi melanda, apalagi ketinggiannya di atas 50 senti meter, sebaiknya para nelayan berhati-hati atau menunda untuk melaut agar tidak mengalami kondisi yang tidak diinginkan,” ujar Kepala Seksi Pencegahan BPBD Gorontalo Utara, Yayan, di Gorontalo, Sabtu.

Menurutnya, sesuai informasi resmi yang dikutip dari pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa keadaan cuaca di wilayah Provinsi Gorontalo, khususnya di kabupaten itu, sedang dalam masa puncak musim hujan yang diperkirakan akan terjadi hingga Januari 2019.

Curah hujan di daerah ini sesuai informasi dari pihak BMKG, kata Yayan, tipikalnya memang tinggi dengan potensi cuaca buruk berupa hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir.

“Nelayan wajib mewaspadainya, agar musibah perahu dihantam gelombang tinggi tidak terjadi,” ujar Yayan.

Imbauan itu, kata dia, perlu diinformasikan secara luas, mengingat beberapa insiden dialami nelayan di daerah itu akibat nekad melaut, seperti hanyut terseret arus, perahu terbalik dihantam gelombang, termasuk nelayan hilang tidak ditemukan, masih terjadi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Pihak BMKG pun, seperti dikutip BPBD, kata Yayan, menyatakan, jika pada akhir Desember ini, terjadi propagasi oleh angin “monsoon” dari wilayah Asia yang semakin menguat belakangan ini, sehingga massa udara (angin) dari arah utara semakin kencang.

Lihat juga...