BPJS Ketenagakerjaan Jaring 29,6 Juta Pelanggan Baru di 2018

Ilustrasi - Foto: Dokumentasi CDN

SOLO — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di sepanjang tahun 2018 mampu menjaring sebanyak 29,6 juta pelanggan baru atau melampaui 110 persen dari target awal.

“Melihat realisasi ini, pada tahun depan kami diberikan target sebanyak 34 juta peserta baru,” kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto usai menerima penghargaan “The Best Indonesia Leader 2018-2019” kategori “Category Goverment Company” pada kegiatan “Indonesia Leaders Award” di Solo, Jumat (21/12/2018).

Terkait hal itu, pihaknya terus mengimbau kepada seluruh perusahaan di Indonesia agar mendaftarkan para karyawannya di BPJS Ketenagakerjaan.

“Jaminan sosial adalah hak bagi pekerja. Kalau tidak dapat jaminan sosial maka pekerja akan kehilangan haknya. Aturan ini sudah tertuang dalam undang-undang,” katanya.

Menurut dia, jika pekerja belum didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan, ketika pekerja mengalami kecelakaan kerja maka sepenuhnya menjadi tanggung jawab perusahaan.

“Dan tentunya hal itu akan cukup mengganggu operasional perusahaan. Oleh karena itu, kami imbau agar didaftarkan pada BPJS Ketenagakerjaan ini,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan penghargaan tersebut, pihaknya mengapresiasi kepada pihak penyelenggara dan mempersembahkan penghargaan kepada seluruh masyarakat pekerja di Indonesia.

“Harapannya penghargaan ini mampu menularkan energi positif kepada seluruh pekerja Indonesia,” katanya.

Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Pariwisata Oneng Setya Harini mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Penghargaan ini tentu akan menaikkan tingkat kepercayaan karena pada dasarnya penghargaan merupakan sebuah legitimasi atau pengakuan. Jika dikomunikasikan dengan baik maka penghargaan yang kita peroleh dapat menjadi cara marketing yang lebih efektif untuk nama baik perusahaan,” katanya. [Ant]

Lihat juga...