Buku ‘Jejak Pak Harto di Atas Prangko’ Raih Medali Perak di Thailand 2018

514

JAKARTA — Buku Pak Harto the Footmarks on Postage Stamps (Jejak Pak Harto di Atas Prangko) yang ditulis Mahpudi kembali raih medali bergengsi pada ajang kompetisi filateli dunia World Stamp Exhibition Thailand 2018 yang digelar di Bangkok pada 28 November – 3 Desember 2018.

Buku yang sama sebelumnya menyabet silver bronze pada ajang tingkat Asia yang digelar di Macao pada Maret 2018.

Buku setebal 300 halaman ini menyajikan kiprah, karya, dan profil Presiden Kedua RI Soeharto yang didekati dengan penyajian prangko.

Mahpudi menyebutkan Pak Harto memanfaatkan prangko sebagai media komunikasi yang efektif tentang aktivitas pembangunan yang dilakukan pada pemerintahannya. Menurut Mahpudi yang paling monumental adalah prangko seri Pelita.

“Rupanya pendekatan seperti ini menarik juri internasional,” tutur Mahpudi kepada Cendana News, Rabu (5/12/2018).

Penulis sejumlah buku tentang Pak Harto itu mengaku bersyukur dengan raihan penghargaan bergengsi pada ajang kompetisi filateli dunia itu. “Saya berharap bisa mempromosikan kiprah dan sumbangsih Pak Harto dalam memajukan bangsanya ke dunia internasional melalui media yang lain,” sebutnya

Fadli Zon, Ketua Umum Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) yang sempat turut hadir dalam acara World Stamp Exhibition Thailand 2018 tersebut, memberi apresiasi atas kemenangan sang penulis buku Pak Harto the Footmarks on Postage Stamps dari Indonesia.

“Saya tidak heran dengan kemenangan Mahpudi, ia memang mengusai studi tentang Pak Harto dan Orde Baru. Buku ini memiliki pendekatan yang unik, menyajikan sejarah lewat prangko,” ujar Fadli Zon yang juga Wakil Ketua DPR RI.

Pameran Prangko tingkat dunia digelar tahunan oleh FIIP, sebuah federasi para kolektor prangko sedunia. Indonesia mengirim 25 koleksi yang diikutsertakan pada berbagai kategori, salah satunya kategori literatur filateli yang kali ini menyertakan buku Pak Harto tersebut.

Baca Juga
Lihat juga...