Bulog Sumut Pastikan Harga Gula Stabil

170
Ilustrasi gula pasir-Foto: Dokumentasi CDN.

MEDAN – Bulog Divisi Regional Sumatra Utara, menjamin stok gula aman dan cukup dengan harga jual di pasar yang stabil di bawah harga eceran tertinggi (HET).

“Stok di gudang ada 2.000 ton, dan segera tiba di Medan 15.000 ton, sehingga ketersediaan itu cukup aman hingga beberapa waktu mendatang pada 2019,” ujar Kepala Bulog Sumut, Benhur Ngkaimi di Medan, Senin (31/12/2018).

Stok semakin dipastikan aman, karena hasil pengecekan di lapangan, stok gula di tangan pedagang juga banyak. Jika terjadi aksi spekulasi, maka Bulog akan meningkatkan pendistribusian.

“Tidak ada alasan gula susah didapat, apalagi harga naik karena persediaan cukup banyak,” ujarnya.

Harga gula di pasar hingga pekan ini, jauh di bawah HET. Harga gula di pasar sebesar Rp10.000-an hingga Rp11.000-an dari HET, yang Rp12.500 per kg.

“Bulog terus mengawal harga gula, agar tidak di atas HET yang ditetapkan pemerintah, sebesar Rp12.500 per kg,” ujarnya.

Harga gula sesuai ketentuan Kementerian Perdagangan sejak 10 April 2017, tidak boleh di atas HET, termasuk di pasar ritail modern.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut, Alwin, menyebutkan timnya terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok, termasuk gula di pasar modern, tradisional dan juga distributor.

Selain memantau ketersediaan dan harga di pasar, Disperindag dan TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) juga tetap melakukan koordinasi dengan produsen, distributor dan termasuk Bulog Sumut. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...